PANI Bidik Target Marketing Sales Rp4,3 Triliun pada 2026

PANI Bidik Target Marketing Sales Rp4,3 Triliun pada 2026
Foto: Ilustrasi PANI Bidik Target Marketing Sales Rp4,3 Triliun pada 2026.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membidik target marketing sales secara konservatif senilai Rp4,3 triliun pada tahun 2026 mendatang. Dilansir dari Investortrust, jumlah target yang dipatok oleh emiten pengembang properti PIK2 tersebut sama dengan realisasi penjualan yang dicapai pada tahun 2025.

Penjualan produk residensial diproyeksikan menjadi pendorong utama, diikuti oleh pelepasan kaveling tanah komersial serta produk komersial lainnya. Manajemen PANI menegaskan bahwa langkah ini diambil guna memperkuat penetrasi hunian yang nyaman sekaligus mengoptimalkan monetisasi kawasan terintegrasi.

Pihak manajemen menambahkan bahwa daya tarik kawasan PIK2 sebagai lingkungan hunian modern yang terintegrasi terus berkembang pesat sehingga mendorong permintaan residensial. Di sisi lain, minat terhadap kaveling tanah komersial juga dinilai tetap terjaga dari para pelaku usaha dan investor demi mengamankan lokasi strategis di kawasan CBD PIK2.

Aktivitas bisnis dalam ekosistem properti tersebut turut membuat produk komersial seperti ruko, rukan, dan SOHO tetap dinilai menarik. Terlebih dalam jangka panjang, PANI mengantongi rasa optimistis terhadap pertumbuhan berkat kepemilikan cadangan lahan atau land bank seluas 1.838 hektare.

Arah pengembangan PIK2 dinilai menunjukkan kekuatan fundamental yang kokoh sebagai kota mandiri modern berskala besar.

"Komposisi marketing sales yang kami tetapkan setelah mencermati perkembangan geopolitik, sehingga unsur kehati-hatian dan target yang dapat dicapai menjadi prinsip utama kami," ujarnya Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma.

Sugianto Kusuma menambahkan, perkembangan kawasan PIK2 dipandang sangat kondusif untuk menjadi katalis perbaikan target ke depan. Hal tersebut sejalan dengan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diyakini bakal mendongkrak permintaan properti baru.

"Kehadiran fasilitas strategis seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE) serta konektivitas langsung menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta dan tol dalam/luar kota melalui Tol KATARAJA akan menciptakan nilai tambah baru dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2," kata Sugianto Kusuma.

Artikel terkait

Rekomendasi