Pabrikan Uji Prototipe Mesin 850 cc Jelang MotoGP 2027

Pabrikan Uji Prototipe Mesin 850 cc Jelang MotoGP 2027
Foto: Ilustrasi Pabrikan Uji Prototipe Mesin 850 cc Jelang MotoGP 2027.

Sejumlah pabrikan raksasa seperti Ducati, Aprilia, dan Honda dilaporkan telah memulai pengujian prototipe motor untuk regulasi baru MotoGP musim 2027 mendatang. Pengujian di lintasan ini dilakukan guna menyesuaikan diri dengan transisi kapasitas mesin yang menyusut menjadi 850 cc pada Senin (4/5/2026).

Perubahan besar pada musim 2027 tidak hanya menyasar kapasitas mesin dari 1.000 cc ke 850 cc, namun juga mencakup pemangkasan perangkat aerodinamika. Selain itu, Dorna Sports secara resmi akan menghapus penggunaan perangkat ride height device untuk mengembalikan fokus pada kemampuan pebalap, sebagaimana dilansir dari Otomotif.

Direktur Teknis MotoGP, Corrado Cecchinelli memberikan tanggapan perdana mengenai kemunculan motor-motor masa depan tersebut di sesi tes. Menurutnya, desain yang saat ini tertangkap kamera masih dalam tahap awal pengembangan dan sangat mungkin berubah secara signifikan.

"Jelas, saya pribadi tidak tahu, tetapi pengalaman mengatakan kepada saya bahwa itu pasti bukan bentuk akhirnya," ujar Cecchinelli, Direktur Teknis MotoGP.

Penegasan mengenai proses pengembangan juga disampaikan Cecchinelli untuk menjelaskan mengapa bentuk motor tampak berbeda. Ia menilai para pabrikan masih melakukan eksplorasi teknis yang panjang sebelum mencapai finalisasi kendaraan.

"Bukan karena mereka mencoba menyembunyikannya, tetapi karena ini masih sangat awal dalam proses pengembangan. Jadi, saya bahkan belum tahu apakah mereka sudah sesuai dengan regulasi 2027 atau belum. Jadi, saya tidak bisa benar-benar menilai," kata Cecchinelli, Direktur Teknis MotoGP.

Meskipun ada pembatasan pada aspek downforce, Cecchinelli memastikan bahwa riset pada sektor aerodinamika tidak akan ditinggalkan sepenuhnya oleh tim. Fokus baru di sektor ini bertujuan untuk meminimalisir turbulensi yang mengganggu pebalap lain saat momen pengereman.

"Saya pikir ini akan tetap menjadi topik penting. Tentu saja ini tidak berarti menghilangkan semua penambahan aerodinamis. Pentingnya hal ini akan berkurang," ujar Cecchinelli, Direktur Teknis MotoGP.

Cecchinelli memaparkan bahwa modifikasi regulasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada keselamatan kompetisi. Terutama dalam mengatasi masalah efek hisapan yang sering membahayakan pebalap saat berada tepat di belakang motor lawan.

"Jadi, ini akan tetap menjadi topik penting, meski tidak sepenting hari ini, semoga dengan efek yang sedikit berbeda, terutama terkait bahaya hisapan saat pengereman. Kami berharap dapat membuat perbedaan pada semua isu ini. Ini tentu saja bukan soal menghilangkan studi aerodinamis," kata Cecchinelli, Direktur Teknis MotoGP.

Mengenai arsitektur mesin, Direktur Teknis tersebut memprediksi tidak akan ada perubahan radikal pada konfigurasi mesin yang digunakan tim saat ini. Mesin tipe V4 atau inline-four diperkirakan tetap bertahan meski dimensi bodi motor akan menjadi lebih ramping mengikuti paket mesin yang lebih kecil.

"Jelas, segalanya begitu krusial pada motor modern sehingga desainnya terintegrasi, jadi ya, dimensi bodi dan fairing juga memengaruhi orientasi tata letak mesin. Saya tidak berpikir ada kebutuhan untuk mengubah hal lain atau mempertimbangkan arsitektur lain hanya karena perbedaan yang kami perkenalkan pada 2027, dan oleh karena itu saya tidak berpikir ada yang akan mempertimbangkan arsitektur berbeda," ujar Cecchinelli, Direktur Teknis MotoGP.

Cecchinelli menutup penjelasannya dengan menyoroti lebar mesin yang tidak akan terlalu terpengaruh meski kapasitasnya mengecil. Ia melihat bahwa ukuran fisik mesin secara keseluruhan akan menyesuaikan dengan volume ruang bakar yang baru.

"Namun, perlu diingat bahwa perbedaan lebar terbesar terjadi cukup tinggi di bagian atas dan oleh karena itu tidak terlalu kritis bagi lebar mesin. Tentu saja, mesin inline-four akan sedikit lebih sempit, tetapi perlu diingat bahwa ukurannya juga akan lebih kecil daripada saat ini," kata Cecchinelli, Direktur Teknis MotoGP.

Artikel terkait

Rekomendasi