OpenAI berencana meluncurkan smartphone generasi terbaru yang dirancang sepenuhnya berbasis agen AI guna menggantikan peran aplikasi tradisional di pasar mobile. Rencana ambisius perusahaan rintisan asal Amerika Serikat ini dilaporkan melalui catatan riset industri pada akhir pekan lalu, sebagaimana dilansir dari Teknologi.
Pengembangan perangkat keras ini melibatkan kemitraan strategis dengan produsen semikonduktor global, MediaTek dan Qualcomm, untuk memasok kebutuhan prosesor. Selain itu, OpenAI telah menunjuk Luxshare sebagai mitra manufaktur eksklusif yang juga akan terlibat dalam pengembangan desain perangkat tersebut.
Meski spesifikasi teknis dan daftar pemasok komponen utama ditargetkan selesai pada akhir 2026 atau kuartal pertama 2027, produksi massal ponsel ini baru akan dimulai pada 2028. Langkah ini diambil agar OpenAI memiliki kendali penuh atas ekosistem perangkat tanpa terikat batasan sistem operasi pihak ketiga.
Analis TF International Securities, Ming-Chi Kuo, menjelaskan bahwa sistem operasional berbasis agen (agentic operating system) akan menyederhanakan interaksi pengguna. Pengguna tidak perlu lagi berpindah antar-antarmuka aplikasi untuk menyelesaikan sebuah tugas.
"Alih-alih mengelola tumpukan aplikasi, pengguna cukup memberi tahu ponsel apa yang ingin dilakukan, dan agen AI akan menyelesaikan tugas tersebut," ujar Kuo dilansir dari TechCrunch, Kamis (30/4/2026).
Kuo menambahkan bahwa OpenAI memanfaatkan kekuatan merek dan akumulasi data pengguna yang masif untuk bersaing di pasar perangkat keras. Smartphone ini nantinya akan mengoperasikan pemrosesan data secara hybrid yang menggabungkan AI pada perangkat dengan AI berbasis awan.
Inisiatif ponsel agen AI ini dipastikan merupakan proyek berbeda dari kolaborasi perangkat keras OpenAI sebelumnya bersama Jony Ive. Proyek bersama mantan petinggi Apple tersebut dilaporkan masih menemui hambatan arsitektur perangkat lunak pada perangkat pendamping berukuran kecil.
Terkait rencana peluncuran produk fisik secara umum, Chief Global Affairs Officer OpenAI, Chris Lehane, memberikan bocoran mengenai jadwal pengumuman produk perdana perusahaan. OpenAI berupaya menjaga momentum kehadiran mereka di pasar perangkat keras kecerdasan buatan global.
Chris Lehane sempat menyatakan bahwa perusahaan tetap pada rencana pengumuman produk perangkat keras pertama di semester kedua 2026. Produk awal yang dimaksud dilaporkan kemungkinan akan hadir dalam bentuk earbud dengan desain unik sebelum peluncuran smartphone di masa depan.