Alat pelacak Moto Tag 2 kini telah resmi meluncur di pasar komersial wilayah Eropa dan Amerika Serikat. Perangkat ini pertama kali diperkenalkan oleh Motorola dalam ajang CES 2026 pada kuartal pertama awal tahun ini.
Hadir sebagai pesaing serius bagi Apple AirTag, perangkat mungil ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pelacak biasa. Dilansir dari Suara, Moto Tag 2 menawarkan berbagai fitur tangguh termasuk kemampuan untuk menjadi tombol kamera jarak jauh.
Keunggulan utama dari perangkat ini terletak pada sistem pelacakan yang sangat presisi. Dukungan teknologi Ultra-Wideband (UWB) dan Bluetooth 6.0 dengan Channel Sounding memungkinkan pengguna menemukan barang hilang dengan akurasi tinggi.
Pengguna dapat memantau lokasi benda yang dipasangi tag ini dalam radius hingga 100 meter. Perangkat ini juga terintegrasi dengan jaringan Google Find Hub untuk mempermudah proses pencarian perangkat yang hilang.
Daya tahan energi menjadi salah satu nilai jual utama yang ditawarkan oleh Motorola. Moto Tag 2 diklaim mampu bertahan lebih dari 600 hari penggunaan tanpa henti hanya dengan satu kali pengisian daya.
Kebutuhan daya tersebut disokong oleh satu baterai koin standar tipe CR2032. Menariknya, pengguna dapat mengganti sendiri baterai tersebut dengan mudah saat kapasitas energinya sudah habis termakan waktu.
Secara tampilan, produk ini mengusung estetika modern dengan pilihan warna eksklusif seperti Pantone Arabesque dan Pantone Laurel Oak. Desain tersebut membuatnya sangat serasi saat dipadukan dengan berbagai perangkat gadget masa kini.
Ketahanan fisik perangkat ini juga telah teruji melalui sertifikasi IP68. Standar ini menjamin bodi perangkat tahan terhadap debu serta mampu terendam di dalam air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Fitur Keamanan dan Harga Pasar
Moto Tag 2 juga dibekali dengan fungsi multifungsi sebagai remote shutter kamera. Fitur ini mempermudah konten kreator untuk mengambil foto atau video dari jarak jauh tanpa harus menyentuh smartphone mereka secara langsung.
Aspek privasi pengguna tetap menjadi prioritas dengan adanya sistem enkripsi end-to-end. Perangkat juga dilengkapi fitur peringatan keamanan yang akan mendeteksi jika ada pelacak tidak dikenal yang mengikuti pergerakan pengguna.
Di pasar Eropa, harga Moto Tag 2 dibanderol mulai dari 29,99 euro atau sekitar Rp615 ribu. Sementara itu, di platform Amazon Amerika Serikat, tersedia paket hemat berisi empat unit tag dengan harga 120 dolar AS atau setara Rp2,1 juta.
Kehadirannya di Amazon memungkinkan Moto Tag 2 untuk mendukung pengiriman internasional, termasuk ke pasar wilayah Asia. Motorola memastikan alat ini siap bersaing di pasar pelacak pintar global dengan spesifikasi yang mumpuni.