Mohamed Salah Bersiap Tinggalkan Liverpool Setelah Cetak 257 Gol

Mohamed Salah Bersiap Tinggalkan Liverpool Setelah Cetak 257 Gol
Foto: Ilustrasi Mohamed Salah Bersiap Tinggalkan Liverpool Setelah Cetak 257 Gol.

Momen perpisahan Mohamed Salah di Stadion Anfield menjelang laga melawan Brentford menandai akhir perjalanan panjang sang penyerang bersama Liverpool. Kontribusi besar pemain asal Mesir tersebut kini resmi menempatkan dirinya dalam sejarah penting klub Merseyside.

Seperti dilansir dari Media Indonesia, Salah dibeli dari AS Roma pada 2017 dengan mahar sekitar 34 juta poundsterling. Sejak awal kedatangannya, ia sukses menjawab keraguan lewat konsistensi performa dan profesionalisme yang tinggi di lapangan.

Era kepemimpinan pelatih Arne Slot kini disebut menjadi saksi babak penutup karier Salah di Liverpool. Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, bahkan sempat melayangkan pujian terhadap etos kerja, kedisiplinan, serta proses pemulihan fisik sang pemain yang luar biasa.

Catatan produktivitas Salah menembus angka 257 gol sepanjang berseragam The Reds. Jumlah tersebut melampaui rekor para legenda besar klub seperti Kenny Dalglish, Robbie Fowler, Michael Owen, hingga Steven Gerrard.

Legenda Liverpool, Ian Rush, juga menilai Salah berhasil membawa standar pemain Liverpool ke level yang berbeda.

"Mohamed tahu apa yang harus dia lakukan untuk menjadi legenda Liverpool dan dia membawanya ke level yang berbeda," ujar Rush.

Selain ketajaman mencetak gol, pemain bernomor punggung 11 ini mengemas 119 assist untuk rekan-rekannya. Perpaduan antara ketajaman dan kerja sama tim memposisikan dirinya sebagai sosok yang mengubah standar penyerang modern.

Statistik Emas Mohamed Salah di Liverpool
KategoriCatatan
Total Gol257
Total Asis119
Keterlibatan GolSetiap 94 Menit
Total Menit Bermain35.326 Menit

Pertandingan menghadapi Brentford di Stadion Anfield bakal menjadi lembaran penutup bagi perjalanan karier sepak bolanya di Inggris. Meski pelabuhan baru untuk musim depan belum dipastikan, ia dipastikan pergi sebagai salah satu pilar terbaik klub.

Pemain yang berasal dari desa kecil Nagrig di wilayah pedesaan Mesir ini telah menjelma menjadi ikon global bagi dunia Arab. Kehadirannya tidak hanya membuahkan trofi juara, tetapi juga menghadirkan kegembiraan mendalam bagi para pendukung di tribun The Kop.

Proses perpisahan ini bergulir setahun lebih awal dari target yang direncanakan semula. Kendati demikian, warisan prestasi yang ditinggalkan oleh sang pemain akan tetap abadi di sejarah sepak bola Merseyside.

Artikel terkait

Rekomendasi