Praktik mengonsumsi air lemon pada pagi hari yang sering dianggap sebagai metode detoksifikasi dan penurun berat badan belum memiliki bukti ilmiah yang kuat pada Rabu, 15 April 2026. Pakar kesehatan menegaskan kebiasaan ini tidak memberikan hasil instan secara medis.
Klaim mengenai efektivitas air lemon dalam membakar lemak disanggah oleh Dr. Bui Thi Duyen, Wakil Kepala Departemen Gizi di Military Hospital 175, Vietnam. Dilansir dari Wolipop, kandungan vitamin C sebesar 53 mg per 100 gram lemon sebenarnya lebih berperan untuk metabolisme.
Dr. Duyen menjelaskan bahwa peran utama minuman ini bukan untuk pembersihan racun secara menyeluruh dalam waktu singkat.
"Manfaat utamanya lebih kepada membantu rehidrasi setelah tidur semalaman dan memberikan sedikit asupan vitamin C," jelasnya, seperti dikutip dari VN Express.
Penurunan berat badan yang dialami sebagian orang biasanya terjadi karena perubahan pola konsumsi minuman harian. Hal ini dikaitkan dengan penggantian minuman tinggi gula dengan air lemon yang memiliki kadar kalori jauh lebih rendah.
Meskipun lemon memiliki sifat antioksidan, konsumsi yang berlebihan dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan fisik, terutama pada bagian mulut dan sistem pencernaan.
"Manfaat utamanya lebih kepada membantu rehidrasi setelah tidur semalaman dan memberikan sedikit asupan vitamin C," jelasnya, seperti dikutip dari VN Express.
Berdasarkan data American Dental Association, sifat asam pada buah sitrus berpotensi merusak lapisan enamel gigi. Bagi penderita gangguan lambung seperti gastritis atau GERD, meminumnya saat perut kosong dapat memicu iritasi lambung yang serius.
Dr. Duyen memberikan rekomendasi teknis mengenai cara konsumsi yang lebih aman bagi tubuh tanpa membebani sistem pencernaan.
"Manfaat utamanya lebih kepada membantu rehidrasi setelah tidur semalaman dan memberikan sedikit asupan vitamin C," jelasnya, seperti dikutip dari VN Express.
Saran medis menyarankan pengenceran setengah buah lemon ke dalam 200 hingga 300 ml air tanpa pemanis tambahan. Fokus utama kesehatan tetap bergantung pada keseimbangan nutrisi harian dan konsumsi protein rendah lemak serta sayuran secara konsisten.