Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf secara resmi melepas lebih dari 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah pada Kamis (23/4/2026) untuk memastikan pelayanan maksimal bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi.
Keberangkatan gelombang terbaru ini menambah total petugas yang telah diberangkatkan menjadi 1.300 orang. Dilansir dari Kompas, penugasan ini ditekankan pada kepatuhan terhadap standar operasional prosedur demi kepentingan jemaah di atas kepentingan pribadi petugas.
"Pertugas seperti sampaikan tadi, tetap sesuai SOP yang kita sampaikan, mendahulukan kepentingan jemaah. Bahkan, jika ternyata di sana kepentingan jemaah itu menyebabkan petugas tidak bisa ikut melaksanakan ritual haji, pilih jemaah. Itu yang kita tekankan kepada mereka," ujar Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah.
Menteri Irfan mengingatkan bahwa perilaku setiap petugas di lapangan merupakan representasi dari citra Indonesia di mata dunia internasional selama musim haji berlangsung.
"Kemudian tentu saya akan sampaikan bahwa petugas mewakili negara di sana. Positif petugas positif negara, negatif petugas akan negatif negara kita di sana," lanjut Mochamad Irfan Yusuf.
Mengenai progres mobilisasi personel, seluruh petugas yang ditempatkan di wilayah Madinah dilaporkan telah berada di lokasi tugas mereka masing-masing sebelum rombongan Daker Makkah menyusul.
"Alhamdulillah, PPIH untuk daker Madinah sudah berangkat semua. Hari ini kita memperangkatkan daker Makah, jadi sudah total semua petugas haji 1.300," ucap Mochamad Irfan Yusuf.
Pemerintah masih mengagendakan pengiriman personel tambahan dalam waktu dekat untuk melengkapi formasi petugas di tanah suci.
"Masih tersisa beberapa rombongan lagi. Nanti tanggal 27 (diberangkatkan)," ujar Mochamad Irfan Yusuf.
Selain personel teknis lapangan, jajaran pimpinan yang bertanggung jawab atas koordinasi operasional dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi pada pertengahan bulan depan.
"Tanggal 13 Mei. 13 Mei, artinya petugas-petugas untuk pimpinan. Karena pimpinan yang menyiapkan semuanya di sini," ujar Mochamad Irfan Yusuf.