Menteri Haji Laporkan 25.271 Jemaah Indonesia Berangkat ke Madinah

Menteri Haji Laporkan 25.271 Jemaah Indonesia Berangkat ke Madinah
Foto: Ilustrasi Menteri Haji Laporkan 25.271 Jemaah Indonesia Berangkat ke Madinah.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengonfirmasi sebanyak 25.271 calon jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Madinah, Arab Saudi sejak dimulainya operasional haji 1447 Hijriah pada Rabu, 22 April 2026. Data ini mencakup total pengiriman dari 65 kelompok terbang hingga Sabtu, 25 April 2026.

Pergerakan besar ini menandai fase awal misi haji tahun ini dengan mayoritas jemaah dilaporkan sudah mendarat di tanah suci. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Cahaya, puluhan kloter saat ini telah menempati akomodasi di Madinah guna persiapan rangkaian ibadah selanjutnya.

"Jadi yang telah berangkat ada 65 kloter, sejumlah 25.271 peserta haji," ucap Irfan, Menteri Haji dan Umrah dalam konferensi pers di Tangerang, Sabtu (25/4/2026).

Penjelasan lebih lanjut mengenai rincian kedatangan jemaah juga disampaikan dalam kesempatan tersebut. Dari total puluhan ribu peserta yang terbang, terdapat selisih jumlah antara mereka yang sudah mendarat dan yang masih dalam perjalanan udara.

"Yang sisanya, delapan kloter, masih di angkasa. Mudah-mudahan segera mendarat di Madinah," tutur Irfan, Menteri Haji dan Umrah.

Pada periode keberangkatan Sabtu, 25 April 2026, tercatat adanya tambahan pemberangkatan satu kelompok terbang dari wilayah Jakarta. Ratusan jemaah tersebut menggunakan maskapai nasional menuju Madinah.

"Ditambah lagi Kloter 5 Embarkasi Jakarta Pondok Gede 389 jiwa. Mudah-mudahan segera akan mendarat di Madinah," papar Irfan, Menteri Haji dan Umrah.

Selain pemutakhiran jumlah jemaah, pemerintah juga mengumumkan perluasan fasilitas pendukung keberangkatan di wilayah timur Indonesia. Penambahan layanan jalur cepat atau fast track kini telah direalisasikan di Makassar untuk meningkatkan efisiensi proses imigrasi.

"Mudah-mudahan tahun depan akan bertambah lagi sehingga akan lebih memudahkan jamaah kita untuk berangkat," kata Irfan, Menteri Haji dan Umrah.

Layanan fast track di Makassar ini melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya sudah beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Solo, dan Surabaya.

Artikel terkait

Rekomendasi