Menteri Haji Ingatkan Calon Jemaah Disiplin Jaga Kesehatan

Menteri Haji Ingatkan Calon Jemaah Disiplin Jaga Kesehatan
Foto: Ilustrasi Menteri Haji Ingatkan Calon Jemaah Disiplin Jaga Kesehatan.

Menteri Haji dan Umrah RI, KH M Irfan Yusuf, memberikan imbauan tegas kepada para calon jemaah haji untuk menjaga kedisplinan kesehatan menyusul adanya laporan kegagalan keberangkatan sejumlah jemaah di Kabupaten Jombang pada Kamis, 7 Mei 2026.

Langkah ini diambil setelah tim medis menemukan kondisi fisik beberapa jemaah menurun drastis saat tiba di asrama haji, meskipun sebelumnya mereka telah dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan tahap awal. Fenomena ini menyebabkan setidaknya 10 calon jemaah tertolak untuk terbang ke Tanah Suci.

Gus Irfan menjelaskan bahwa terdapat rentang waktu yang cukup lama antara pemeriksaan kesehatan pertama saat pelunasan biaya haji dengan jadwal keberangkatan yang sesungguhnya. Hal ini dilansir dari Cahaya sebagai faktor risiko terjadinya penurunan kondisi fisik jemaah.

"Memang sebelum pelunasan mereka sudah diperiksa keistiqomahannya (istitha'ah) and waktu itu memang lolos. Tapi kan antara pemeriksaan pertama dan sekarang ini ada jeda waktu tiga bulan," ujar Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI.

Penegasan mengenai pentingnya pemantauan kesehatan secara mandiri dilakukan agar jemaah tidak lengah setelah dinyatakan layak terbang pada pemeriksaan pertama. Jeda waktu tiga bulan tersebut dinilai krusial bagi ketahanan fisik jemaah yang mayoritas lanjut usia.

"Selama tiga bulan itu kita berharap mereka tetap menjaga kebugarannya supaya bisa lolos (saat pemeriksaan di asrama)," tambah Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI.

Selain kendala kesehatan yang mendominasi kegagalan terbang, tercatat satu kasus jemaah haji yang gagal berangkat karena terganjal masalah administratif. Jemaah tersebut ditolak oleh pihak imigrasi Arab Saudi akibat rekam jejak hukum yang dimilikinya di masa lalu.

Mengenai data operasional haji tahun 2026, Gus Irfan memastikan bahwa separuh lebih dari total kuota jemaah haji asal Indonesia saat ini sudah berada di Arab Saudi. Data terbaru mencatat sekitar 250 kelompok terbang telah diberangkatkan.

"Sudah 50 persen lebih, kemarin 50 persen sudah berangkat semua. Angkanya sekitar 250 kloter," ujar Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI.

Hingga saat ini, proses pemberangkatan dilaporkan berlangsung secara kondusif tanpa kendala teknis yang signifikan. Sebagian jemaah yang sebelumnya mendarat di Madinah kini sudah mulai bergerak menuju Mekkah sesuai dengan jadwal operasional yang telah ditetapkan.

Artikel terkait

Rekomendasi