Melly Goeslaw Pantau Penanganan Stunting di Kabupaten Bandung

Melly Goeslaw Pantau Penanganan Stunting di Kabupaten Bandung
Foto: Ilustrasi Melly Goeslaw Pantau Penanganan Stunting di Kabupaten Bandung.

Efektivitas program penanganan stunting dan perbaikan gizi masyarakat di lapangan menjadi fokus pengawasan legislatif pusat. Dilansir dari Suara, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Melly Goeslaw, melaksanakan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung.

Kehadiran wakil rakyat dari Dapil Jawa Barat I ini bertujuan memastikan bahwa intervensi gizi negara benar-benar menyentuh target sasaran secara tepat. Melly mendatangi langsung fasilitas SPPG yang berlokasi di Jalan Melati Margasari untuk melihat proses kerja di balik layar.

Dalam tinjauan tersebut, vokalis band Potret ini tidak sekadar melakukan formalitas birokrasi. Ia membaur dengan petugas dan memeriksa area dapur operasional guna melihat standar kebersihan serta proses pengolahan makanan bagi masyarakat.

Melly bahkan menyempatkan diri mencicipi masakan yang siap didistribusikan. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa hidangan yang sampai ke tangan warga memiliki kualitas rasa dan kandungan nutrisi yang layak sebagai standar pemenuhan gizi harian.

Melly Goeslaw menegaskan bahwa pemenuhan asupan gizi, khususnya bagi anak-anak, merupakan aspek krusial yang tidak boleh terabaikan. Baginya, kecukupan nutrisi adalah modal utama dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas di masa depan.

"Pemenuhan gizi bukan hanya soal memberikan bantuan makanan. Ini adalah investasi negara untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing. Kita sedang menyiapkan masa depan bangsa," ujar Melly.

Menurutnya, keberhasilan program ini akan berdampak panjang pada daya saing sumber daya manusia Indonesia di kancah global. Oleh karena itu, standardisasi layanan di tingkat satuan pelayanan terkecil harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Evaluasi Sarana dan Akurasi Data

Meski mengapresiasi kerja keras para petugas lapangan, Melly memberikan catatan kritis terkait beberapa kendala teknis yang ditemui. Ia menemukan adanya kebutuhan mendesak untuk memperkuat infrastruktur pendukung di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Beberapa poin evaluasi yang disoroti meliputi perlunya perbaikan sarana dan prasarana dapur, penambahan tenaga operasional, hingga validasi data penerima manfaat. Akurasi data dianggap menjadi kunci utama agar program tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.

"Program yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat seperti ini harus didukung penuh, baik dari sisi anggaran maupun infrastruktur. Jangan sampai ada masyarakat yang benar-benar berhak justru terlewat karena masalah pendataan," kata Melly.

Sebagai perwakilan rakyat, Melly berkomitmen untuk mengawal keberlanjutan agenda kesehatan ini, terutama di wilayah Bandung dan Cimahi. Ia ingin memastikan kehadiran negara melalui pelayanan kesehatan nyata benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di daerah pemilihannya.

Artikel terkait

Rekomendasi