Megawati Soekarnoputri Jadi Rujukan Geopolitik bagi Diplomat Asing

Megawati Soekarnoputri Jadi Rujukan Geopolitik bagi Diplomat Asing
Foto: Ilustrasi Megawati Soekarnoputri Jadi Rujukan Geopolitik bagi Diplomat Asing.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa Ketua Umum Megawati Soekarnoputri kini menjadi rujukan dunia internasional untuk membahas sejarah Soekarno hingga isu geopolitik global. Pernyataan ini disampaikan di Sekolah Partai PDI-P, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/4/2026), menanggapi intensitas pertemuan Megawati dengan para diplomat asing.

Hasto menjelaskan bahwa posisi Megawati sebagai saksi sejarah sekaligus mantan presiden membuatnya memiliki nilai strategis bagi para duta besar negara sahabat. Informasi ini dilansir dari Nasional mengenai peran penting Presiden kelima Republik Indonesia tersebut dalam kancah diplomasi internasional.

ÔÇ£Ibu Mega kan menjadi sumber primer terkait dengan sejarah Indonesia, terkait dengan Bung Karno, perjuangan Bung Karno, dan juga kepemimpinan Ibu Mega sebagai Presiden kelima,ÔÇØ ujar Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.

Keterbukaan Megawati dalam menerima kunjungan diplomatik bertujuan untuk memperkuat diskusi mengenai isu-isu strategis yang tengah dihadapi dunia saat ini. Hasto menekankan bahwa dialog tersebut mencakup berbagai perspektif pembangunan hubungan bilateral.

ÔÇ£Sehingga Ibu Mega terbuka untuk menerima kunjungan para duta besar dari negara-negara sahabat,ÔÇØ kata Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.

Dalam komunikasi diplomatik tersebut, Megawati dilaporkan konsisten menyuarakan pandangan politiknya terhadap kondisi dunia. Hal ini termasuk memberikan respons tegas terhadap situasi yang dinilai tidak berkeadilan di tingkat global.

ÔÇ£Dan kemudian ketika melihat ketidakadilan, maka Ibu Mega juga bersikap,ÔÇØ ucap Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.

Salah satu bentuk sikap nyata yang ditunjukkan adalah korespondensi resmi dengan pemimpin negara lain dalam momentum krusial. Hasto mencontohkan langkah pengiriman surat duka cita saat pemimpin tertinggi Iran wafat beberapa waktu lalu.

ÔÇ£Ya, itulah yang dilakukan oleh Ibu Mega,ÔÇØ kata Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.

Pihak PDI Perjuangan mengonfirmasi bahwa sejumlah perwakilan negara besar seperti Jerman, Inggris, Australia, hingga Vietnam telah melakukan komunikasi intensif. Fokus utama pembicaraan tersebut tetap berpusat pada tantangan geopolitik kontemporer.

ÔÇ£Semua menjadi sahabat untuk bersama-sama membahas persoalan geopolitik dan juga relevansinya dengan tantangan yang dihadapi saat ini, terutama di dalam membangun hubungan bilateral dengan negara-negara sahabat tersebut,ÔÇØ tutur Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.

Berdasarkan catatan pertemuan, Megawati menerima Duta Besar Jerman Ralf Beste di kediamannya di Menteng pada Jumat (17/4/2026). Sebelumnya, ia juga telah menjamu Duta Besar Qatar Sultan bin Mubarak Al-Dosari pada Senin (13/4/2026) dan Duta Besar Arab Saudi Faisal Abdullah Al Amoudi pada Kamis (9/3/2026).

Artikel terkait

Rekomendasi