Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh kepala daerah dan pimpinan dewan dari partainya untuk melakukan penghematan anggaran secara masif pada Jumat (17/4/2026). Langkah antisipatif ini diambil guna merespons potensi guncangan ekonomi domestik akibat eskalasi konflik Iran-Israel di kawasan Selat Hormuz.
Instruksi strategis tersebut disampaikan dalam pembukaan agenda penguatan organisasi bagi pengurus daerah se-Indonesia di Sekolah Partai, Jakarta. Megawati menekankan perlunya kebijakan terobosan agar anggaran daerah tetap stabil di tengah ketidakpastian dinamika global saat ini, sebagaimana dilansir dari Nasional.
"Saya sudah perintahkan agar para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDI Perjuangan mengambil kebijakan terobosan untuk melakukan penghematan anggaran," kata Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-P.
Perekonomian dalam negeri dinilai berpotensi terdampak oleh situasi mancanegara, sehingga kader partai di legislatif maupun eksekutif diminta bersiaga. Fokus utama kebijakan diarahkan pada penguatan sektor pangan rakyat demi menjaga daya beli di tengah tekanan ekonomi global.
"Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat. Buat mobilisasi kerja padat karya," kata Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-P.
Presiden ke-5 Republik Indonesia tersebut juga menyoroti keluhan masyarakat mengenai lonjakan harga komoditas pokok seperti cabai. Ia menegaskan agar seluruh kader memberikan respons serius dengan memantau langsung kondisi di lapangan secara konsisten.
"Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami politik sebagai kehidupan," kata Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-P.
Penegasan mengenai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap hukum juga menjadi poin utama dalam arahan tersebut. Megawati mengingatkan bahwa posisi PDI-P saat ini berada di luar kabinet pemerintahan sebagai kekuatan penyeimbang demi keadilan masyarakat.
"Kemenangan bagi kita bukan sekadar kemenangan elektoral. Kemenangan bagi kita adalah ketika rakyat merasakan kehadiran partai. Ketika rakyat merasakan keadilan. Saya hanya ingin partai ini tetap tegak menjadi sokoguru bagi negara dan bangsa," ujar Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-P.