Media Vietnam Remehkan Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Remehkan Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Foto: Ilustrasi Media Vietnam Remehkan Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 mendapat sorotan tajam dari media Vietnam. Skuad Garuda dinilai tidak cukup kuat karena tidak diperkuat oleh sejumlah pemain pilang seperti Jay Idzes dan kawan-kawan.

Dilansir dari Detik Sport, ajang Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Agustus mendatang. Berdasarkan hasil undian, Indonesia berada dalam satu grup bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Brunei Darussalam.

PSSI telah mengumumkan daftar 23 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan. Dari seluruh nama yang dirilis oleh federasi, tercatat hanya Marselino Ferdinan yang kini berstatus sebagai pemain yang merumput di luar negeri.

Selebihnya, komposisi tim diisi oleh para pemain lokal serta pemain naturalisasi yang berkarier di dalam negeri. Beberapa di antaranya adalah Shayne Pattynama, Thom Haye, Jens Raven, dan Marc Klok.

Pelatih John Herdman dipastikan tidak membawa beberapa bintang utama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Maarten Paes. Para pemain tersebut hanya disiapkan untuk memperkuat tim pada pertandingan FIFA Matchday melawan Oman yang digelar Juni mendatang.

Media Vietnam, Thanh Nien, secara terbuka menyoroti komposisi materi pemain yang dipilih oleh Indonesia. Mereka menilai kualitas para pemain yang dipanggil kurang meyakinkan karena hanya membela klub-klub biasa.

"Hal yang sama juga terjadi pada Timnas Indonesia. Dalam daftar 23 pemain Indonesia, yang menurut Federasi Sepak Bola Indonesia akan digunakan untuk persiapan AFF Cup 2026, hanya ada satu pemain yang saat ini bermain di luar negeri, yaitu gelandang pengatur serangan Marselino Ferdinan (AS Trencin, Slovakia)," tulis Thanh Nien.

"Meskipun demikian, ini bukan klub besar di negara Eropa Timur itu. Untuk Timnas Vietnam, kami juga memiliki kiper Nguyen Filip, yang pernah bermain di liga Republik Ceko, yang level sepakbolanya sedikit lebih tinggi daripada Slovakia. Selain itu, jika kiper Le Giang Patrik dipanggil ke Timnas Vietnam untuk AFF Cup 2026, Le Giang Patrik juga merupakan kiper yang berpengalaman membela klub-klub di Republik Ceko dan Slovakia," tulis Thanh Nien.

Ketidakhadiran para pemain bintang Eropa dianggap menjadi celah besar bagi kekuatan Indonesia. Thanh Nien bahkan menyebut situasi ini bisa membuat Indonesia kalah bersaing dengan skuad Vietnam.

"Banyak pemain naturalisasi Belanda di Indonesia, seperti bek Shayne Pattynama, gelandang Marc Klok dan Thom Haye, serta penyerang Jens Raven, bermain untuk klub-klub di negeri kepulauan ini, namun kemampuan mereka tidak lebih baik daripada pemain Vietnam. Perbedaan mereka dengan pemain Asia Tenggara hanyalah postur tubuh. Meskipun demikian, saat ini, postur tubuh para pemain Vietnam juga telah meningkat secara signifikan, sehingga hal ini tidak lagi menjadi masalah bagi kita, seperti pada masa kepelatihan Troussier beberapa tahun yang lalu," lanjut Thanh Nien.

"Kelompok pemain naturalisasi Indonesia yang bermain di Eropa, seperti kiper Maarten Paes (Ajax, Belanda), Emil Audero (Cremonese, Italia), bek Justin Hubner (Fortuna Sittard, Belanda), Jay Idzes (Sassuolo, Italia), Calvin Verdonk (Lille, Prancis), Kevin Diks (Monchengladbach, Jerman), gelandang Nathan Tjoe-A-On (Willem II, Belanda), Joey Pelupessy (Lommel, Belgia), penyerang Ragnar Oratmangoen (Dender, Belgia), Miliano Jonathans (Excelsior, Belanda) tidak akan ikut serta dalam AFF Cup 2026, karena terhalang jadwal pertandingan klub. Tanpa para pemain ini, Indonesia mungkin akan kalah bersaing dengan timnas Vietnam," tutupnya.

Artikel terkait

Rekomendasi