PANI Catat Lonjakan Marketing Sales Rp987 Miliar Kuartal I/2026

PANI Catat Lonjakan Marketing Sales Rp987 Miliar Kuartal I/2026
Foto: Ilustrasi PANI Catat Lonjakan Marketing Sales Rp987 Miliar Kuartal I/2026.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) berhasil membukukan pendapatan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp987 miliar pada kuartal I/2026. Capaian emiten properti milik Aguan ini melonjak signifikan hingga 112 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, Senin (4/5/2026).

Pertumbuhan pesat ini dilansir dari Market mencerminkan efektivitas strategi penjualan perusahaan di tengah ketidakpastian geopolitik global. Segmen hunian residensial menjadi pendorong utama kinerja keuangan perseroan pada awal tahun ini.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, memberikan penegasan bahwa realisasi tersebut membuktikan pengembangan kawasan PIK2 saat ini sudah berada pada jalur yang tepat untuk memenuhi target tahunan.

"Pencapaian marketing sales pada awal tahun ini mencerminkan apresiasi pasar yang tetap tinggi terhadap kualitas produk dan pengembangan kawasan PIK2, khususnya pada segmen hunian premium dan area komersial strategis," ujarnya melalui pernyataan tertulis yang dikutip, Senin (4/5/2026).

Sejumlah proyek perumahan seperti Pasir Putih Residence, Rumah Milenial, hingga Bukit Nirmala tercatat sebagai kontributor utama dalam perolehan angka tersebut. Selain hunian, minat pelaku usaha terhadap kaveling komersial di kawasan CBD PIK2 juga menunjukkan tren penguatan yang solid.

Sugianto Kusuma memproyeksikan kawasan tersebut akan terus berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang menarik bagi para pemangku kepentingan.

"Kami melihat PIK2 terus berkembang sebagai kawasan terpadu yang memiliki daya tarik tinggi, baik bagi end-user maupun investor, seiring dengan semakin lengkapnya ekosistem kawasan yang dibangun secara bertahap dan berkelanjutan," imbuhnya.

Prospek masa depan perseroan didukung oleh beroperasinya fasilitas besar seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Selain itu, pembukaan akses Tol Kataraja yang menghubungkan kawasan langsung ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi katalis penting bagi konektivitas ekosistem PIK2.

PANI saat ini mengelola cadangan lahan seluas 1.825 hektare yang diposisikan untuk menangkap peluang pasar di segmen premium. Infrastruktur pendukung yang mulai rampung secara bertahap diyakini akan meningkatkan trafik kunjungan dan permintaan properti secara berkelanjutan.

Artikel terkait

Rekomendasi