Pembalap muda asal Indonesia, Mario Aji, dijadwalkan memulai balapan Moto2 Perancis 2026 dari baris kedelapan. Berdasarkan hasil kualifikasi, talenta kebanggaan tanah air ini harus puas menempati urutan ke-23 di grid start.
Seperti dikutip dari Otomotif, Mario Aji perlu berjuang lebih keras saat balapan berlangsung demi memperbaiki posisinya. Penentuan posisi start tersebut diperoleh setelah dirinya menyelesaikan sesi kualifikasi Q1 di Sirkuit Le Mans.
Perjalanan Mario Aji di seri kali ini memang penuh tantangan sejak hari pertama. Kesulitan mulai terlihat pada sesi latihan bebas pertama (FP1) saat pembalap yang membela tim Astra Honda ini hanya mampu menempati posisi ke-27.
Grafik performa pembalap Indonesia tersebut sempat menunjukkan peningkatan pada sesi Practice dengan naik ke urutan ke-25. Namun, posisi Mario Aji kembali melorot ke peringkat 27 saat menjalani sesi FP2 sebelum akhirnya mengunci posisi 23 di kualifikasi.
Menghadapi balapan utama nanti, Mario Aji dituntut untuk melakukan manuver ofensif guna melewati barisan pembalap di depannya. Target utamanya adalah merangsek ke zona poin agar bisa mengamankan poin penting dalam kompetisi Moto2 musim 2026.
Sesi kualifikasi di Sirkuit Le Mans telah menentukan urutan start untuk barisan depan. Izan Guevara berhasil mengamankan posisi terdepan setelah mencatatkan waktu tercepat di lintasan.
| Posisi | Pembalap | Tim / Motor | Catatan Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Izan Guevara | BLU CRU Pramac Yamaha - Boscoscuro | 1'33.910 |
| 2 | Daniel Holgado | CFMoto Aspar Team - Kalex | +0.086 |
| 3 | Filip Salac | OnlyFans American Racing - Kalex | +0.11 |
| 4 | Barry Baltus | Reds Fantic Racing - Kalex | +0.166 |
| 5 | Manuel Gonzalez | Liqui Moly Dynavolt Intact GP - Kalex | +0.166 |
| 6 | Joe Roberts | OnlyFans American Racing - Kalex | +0.18 |
| 7 | David Alonso | CFMoto Aspar Team - Kalex | +0.229 |
Mario Aji yang akan bersaing di kelas Moto2 pada ajang MotoGP 2026 ini diharapkan mampu menjaga konsentrasi tinggi. Mengingat persaingan yang sangat ketat di lini tengah, efisiensi saat melakukan start akan menjadi kunci utama bagi pembalap Indonesia tersebut.