Pebalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, gagal menyelesaikan balapan utama GP Spanyol di Sirkuit Jerez pada Minggu (26/4/2026) setelah mengalami insiden terjatuh. Dilansir dari Otomotif, pebalap asal Spanyol tersebut kehilangan kendali motornya saat sedang memimpin jalannya perlombaan.
Marquez yang menempati posisi start terdepan sempat memimpin selama dua putaran awal sebelum disalip oleh adiknya, Alex Marquez. Namun, petaka muncul ketika ia memasuki tikungan ke-11 dan mengalami lowside yang mengakibatkan motornya terlempar ke area gravel hingga mengalami kerusakan parah.
"Saya baik-baik saja. Balapan kami sudah selesai lebih awal, tapi kami menikmati GP Spanyol dari Kamis hingga hari ini. Sayangnya, balapan kami berakhir lebih awal, tapi tak ada yang bisa dikatakan, hanya sebuah kesalahan," ujar Marquez, dikutip dari Crash.net, Minggu (26/4/2026).
Pebalap bernomor motor 93 ini mengakui bahwa insiden tersebut murni merupakan kekeliruan pribadinya di lintasan. Ia menjelaskan bahwa pada awal balapan dirinya berupaya melakukan manajemen kecepatan karena menyadari performa kompetitif sang adik dalam kondisi lintasan yang kering.
"Maksudnya, tentu saja saya melakukan sesuatu yang berbeda karena saya terjatuh. Itu hanya sebuah kesalahan. Kadang-kadang hal seperti itu terjadi, dan pada lap-lap awal balapan, saya berusaha mengendalikan segalanya, karena saya tahu Alex lebih cepat daripada semua pebalap lain dalam kondisi lintasan kering akhir pekan ini," kata Marquez.
Target utama Marquez pada balapan seri ini sebenarnya bukan mengejar podium tertinggi melainkan mengincar poin di posisi empat besar. Kegagalan ini menjadi catatan evaluasi bagi tim Ducati di tengah performa Alex Marquez yang sukses mengungguli Marco Bezzecchi dengan selisih waktu hampir dua detik.
"Dan target saya adalah berusaha sekuat tenaga untuk finis di posisi ketiga atau keempat," ujarnya.
Meski tim Ducati tampil lebih dominan dibandingkan Aprilia di Jerez, Marquez menyatakan dirinya belum sepenuhnya puas dengan performa motor GP26 miliknya. Ia mencatat adanya perbedaan performa yang signifikan antara sesi latihan dalam kondisi hujan dan kering.
ÔÇ£Maksudnya, saya lebih kuat pada hari Sabtu dalam kondisi hujan, tapi pada hari Jumat dalam kondisi kering, kami jauh dari para pebalap tercepat. Jadi, kami perlu terus bekerja untuk memahami di mana kami bisa meningkatkan performa,ÔÇØ katanya.
Peningkatan konsistensi balap pada hari Minggu menjadi fokus utama sang juara dunia delapan kali tersebut untuk seri berikutnya. Sebagai tindak lanjut, Marquez dijadwalkan akan mengikuti sesi tes resmi pasca-balapan bersama Ducati pada Senin (27/4/2026) guna memperbaiki performa kendaraannya.