Marc Marquez Ragukan Ducati Bisa Bendung Dominasi Aprilia di Jerez

Marc Marquez Ragukan Ducati Bisa Bendung Dominasi Aprilia di Jerez
Foto: Ilustrasi Marc Marquez Ragukan Ducati Bisa Bendung Dominasi Aprilia di Jerez.

Pebalap tim Lenovo Ducati, Marc Marquez, memberikan pandangan realistis menjelang seri MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez. Ia menepis anggapan bahwa balapan akhir pekan ini akan menjadi momen bagi Ducati untuk menghentikan dominasi Aprilia.

Dominasi Aprilia memang sangat terasa hingga seri ketiga musim 2026. Pabrikan asal Italia tersebut menyapu bersih kemenangan di tiga balapan utama melalui Marco Bezzecchi, sebagaimana dikutip dari Otomotif.

Selain kemenangan balapan utama, Aprilia juga mengamankan podium tertinggi pada sesi Sprint Race di COTA lewat performa Jorge Martin. Kondisi ini menempatkan Aprilia sebagai kekuatan utama di lintasan balap saat ini.

Saat ini, Marco Bezzecchi memimpin klasemen pebalap dengan keunggulan empat poin atas Jorge Martin. Di sisi lain, performa Ducati justru terlihat kontras dengan pencapaian rival utamanya tersebut.

Fabio Di Giannantonio menjadi pebalap Ducati dengan posisi terbaik saat ini di urutan keempat, namun ia terpaut 31 poin dari puncak klasemen. Sang juara bertahan, Marc Marquez, bahkan belum pernah naik podium pada balapan hari Minggu.

Meskipun Marquez sempat memenangi satu Sprint Race dan sekali finis di posisi kedua, hasil tersebut belum cukup mengangkat posisinya secara signifikan. Banyak pihak menilai karakteristik Jerez akan menguntungkan Ducati, namun Marquez memiliki opini berbeda.

"Bagi saya, orang-orang yang bilang 'tidak, kita harus tunggu Jerez', maksud saya kita sudah melewati tiga trek berbeda, layout berbeda, hingga tiga ban belakang berbeda, dan pemenangnya tetap sama," ujar Marquez dikutip dari laman resmi MotoGP.

Menurut pandangan Marc, fakta di lintasan menunjukkan bahwa Aprilia, khususnya Marco Bezzecchi, merupakan favorit yang sangat kuat. Fokus utama Ducati saat ini adalah memperkecil jarak ketertinggalan mereka selangkah demi selangkah.

"Meskipun hasil di tiga balapan awal terbilang bencana, kami tidak tertinggal terlalu jauh di klasemen. Mari lihat apakah kami bisa meningkatkan level kami secara bertahap," kata Marquez.

Penundaan GP Qatar akibat situasi konflik di Iran memberikan jeda satu bulan bagi Marc untuk memulihkan kondisi bahunya yang cedera. Marc mengaku kondisi fisiknya kini jauh lebih siap untuk bersaing di lintasan.

Kendati demikian, ia mengakui bahwa Ducati masih harus berjuang keras mengatasi beberapa kelemahan pada motor GP26 mereka. Performa motor tersebut dinilai belum konsisten sepanjang akhir pekan balapan.

"Tiga balapan pertama tidak mudah, terutama untuk bertahan sepanjang akhir pekan dengan kondisi baik. Saya cepat di beberapa bagian, tapi tidak konsisten. Kami tahu alasannya dan sedang mengupayakannya," jelas Marc.

Pebalap asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa setiap pabrikan besar mengharapkan nilai lebih saat merekrut pebalap papan atas. Marc berjanji akan memberikan performa ekstra tersebut pada seri-seri balap mendatang.

"Saya sekarang berada di level yang baik untuk tampil maksimal di lintasan. Kami akan mencoba untuk terus membaik, karena saat ini Marco Bezzecchi dan Aprilia berkendara dengan cara yang sangat luar biasa," ucap Marc Marquez.

Artikel terkait

Rekomendasi