Mall Hewan Qurban Doni Depok Pekerjakan SPG Berbusana Pramugari

Mall Hewan Qurban Doni Depok Pekerjakan SPG Berbusana Pramugari
Foto: Ilustrasi Mall Hewan Qurban Doni Depok Pekerjakan SPG Berbusana Pramugari.

Pemasaran hewan kurban di Mall Hewan Qurban H Doni, Kelapa Dua, Depok, menarik perhatian warga karena melibatkan empat Sales Promotion Girl (SPG) berbusana ala pramugari pada Rabu (6/5/2026). Para pekerja tersebut bertugas menjelaskan spesifikasi hingga harga ribuan ekor sapi guna menyambut Idul Adha mendatang.

Strategi unik ini diterapkan di lokasi penjualan yang berada di Jalan Komjen Pol M Jasin, Kecamatan Cimanggis, sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Penggunaan kostum lengkap dengan topi khas maskapai Timur Tengah bertujuan menjadi daya tarik visual bagi para calon pembeli yang datang.

Andina Putri, salah satu staf pemasaran di lokasi tersebut, menjelaskan pengalamannya beralih profesi sementara untuk menawarkan hewan ternak. Meskipun baru pertama kali melakoni pekerjaan ini, ia mengaku tetap menikmati proses adaptasi di lingkungan kandang.

"Mungkin satu tiga hari ke depan sudah terbiasa sama kondisinya, sama bau, lama-lama terbiasa dan menyenangkan juga sih," kata Andina, Rabu (6/5/2026), dikutip dari Wartakota.

Karyawan berusia 26 tahun itu menambahkan bahwa aroma menyengat dari hewan ternak menjadi tantangan utama yang harus dihadapi selama masa kerja hingga hari raya tiba. Pengetahuan baru mengenai seluk-beluk peternakan menjadi poin tambahan bagi para kru pemasaran tersebut.

"Paling kendalanya sih ya cuma di aromanya yang khas aja. Selebihnya sih masih oke," ungkapnya.

Pemilik usaha, H Doni, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyiapkan stok sebanyak 3.500 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha 1447 Hijriah. Persediaan tersebut mencakup berbagai jenis sapi lokal dari NTT, NTB, Bali, Jawa, dan Sumatera, hingga sapi impor premium.

Khusus untuk kategori premium, terdapat sapi impor asal Australia yang memiliki berat melampaui satu ton. Namun, H Doni memberikan catatan khusus terkait lokasi penyembelihan untuk jenis hewan besar tersebut demi menjaga ketertiban umum.

"Sapi ini (impor) wajib dipotong di RPH dengan sistem tertutup dan tidak diperbolehkan dipotong di tempat umum seperti masjid," ujar H Doni.

Varian jenis yang tersedia di gerai ini sangat beragam, mulai dari Belgian Blue, Santa Gertrudis, hingga Limousin dan Simmental. Mengenai nilai jual, pihak pengelola menerapkan sistem harga yang variatif guna menyesuaikan kemampuan finansial para pelanggan.

"Harga fleksibel mengikuti anggaran konsumen, mulai dari Rp 17 juta hingga di atas Rp 100 juta," katanya.

Penjualan tertinggi di tempat ini tercatat menyentuh angka ratusan juta rupiah untuk satu ekor sapi. Salah satu transaksi signifikan melibatkan tokoh publik yang membeli sapi dengan bobot sangat besar.

"Salah satu yang terbaru adalah jenis Santa seberat 1,25 ton yang dibeli seorang artis seharga Rp 125 juta," pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi