Dr Karan Rajan Ungkap Empat Makanan Penurun Kolesterol Jahat

Dr Karan Rajan Ungkap Empat Makanan Penurun Kolesterol Jahat
Foto: Ilustrasi Dr Karan Rajan Ungkap Empat Makanan Penurun Kolesterol Jahat.

Menjaga kadar kolesterol tetap stabil menjadi poin krusial dalam memelihara kesehatan jantung jangka panjang. Kandungan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) yang tinggi memicu risiko penyakit jantung serta gangguan pembuluh darah.

Selain menerapkan gaya hidup aktif dan mengikuti saran medis, konsumsi makanan tertentu terbukti efektif membantu mengendalikan kolesterol. Seperti dilansir dari Medcom, seorang ahli bedah asal Inggris sekaligus kreator konten kesehatan, Dr. Karan Rajan, membagikan beberapa opsi makanan ramah jantung.

Buah beri menjadi rekomendasi pertama karena memiliki kandungan polifenol tinggi, termasuk antosianin yang berperan sebagai antioksidan. Zat ini bertugas melindungi dinding pembuluh darah sekaligus menghambat oksidasi LDL yang memicu masalah kardiovaskular.

Senyawa polifenol juga menstimulasi peningkatan produksi asam empedu. Proses tersebut memaksa tubuh menarik lebih banyak kolesterol dari aliran darah untuk memproduksi asam empedu baru, sehingga kadar LDL otomatis berkurang.

Opsi selanjutnya adalah biji-bijian seperti chia seed, flaxseed, serta aneka kacang yang padat lemak tak jenuh. Nutrisi ini membatasi penyerapan kolesterol pada area usus sekaligus mereduksi produksi lemak di dalam organ hati.

Manfaat Kacang-Kacangan, Lentil, dan Oat

Kacang-kacangan dan lentil memasok serat yang dapat mengalami proses fermentasi di dalam usus. Fermentasi tersebut memicu pembentukan asam lemak rantai pendek yang berfungsi menekan sintesis kolesterol pada hati.

Bahan pangan nabati ini juga memicu peningkatan aktivitas reseptor LDL, sehingga tubuh menjadi lebih responsif saat membersihkan kolesterol jahat dari darah.

"Kacang-kacangan dan lentil mengandung serat yang dapat difermentasi, yang membantu memaksimalkan produksi asam lemak rantai pendek dan menurunkan sintesis kolesterol di hati," ujar Rajan.

Oat juga masuk dalam daftar utama berkat kandungan beta-glukan, sebuah serat larut yang bersifat prebiotik. Serat ini memicu terbentuknya lapisan kental menyerupai gel pada saluran pencernaan untuk mengikat asam empedu sebelum dibuang melalui sistem ekskresi.

Demi memulihkan asam empedu yang terbuang, tubuh secara otomatis mengambil kolesterol dari pasokan darah, yang kemudian berimplikasi pada penurunan kadar LDL. Efek maksimal dari seluruh jenis makanan ini akan tercapai jika dibarengi dengan olahraga rutin, kontrol berat badan, dan cek medis berkala.

Artikel terkait

Rekomendasi