Megabintang sepak bola Lionel Messi melakukan ekspansi bisnis properti dengan membeli bangunan bekas pusat perbelanjaan di kawasan elite Turo Park, Barcelona, Spanyol, pada Rabu (20/5/2026).
Pembelian bekas galeri Via Wagner tersebut dituntaskan oleh pemain Inter Miami CF itu melalui perusahaan afiliasinya yang bernama Edificio Rostower.
Nilai transaksi properti di area eksklusif tersebut mencapai 11,5 juta euro atau setara sekitar Rp 235 miliar berdasarkan kurs Rp 20.516 per euro, sebagaimana dilansir dari Kompas yang melansir Marca.
Gedung yang memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi itu dilaporkan telah lama terbengkalai dan berhenti beroperasi sejak tahun 1993 karena tidak adanya kesepakatan di antara para pemilik terdahulu.
Setelah proses akuisisi ini selesai, Messi dikabarkan bakal melakukan renovasi besar-besaran terhadap infrastruktur bangunan untuk kemudian dialihkan sepenuhnya ke pasar sewa.
Letak properti yang strategis di salah satu kawasan premium Barcelona langsung menarik perhatian banyak perusahaan besar di sektor keuangan, termasuk sejumlah operator kelas atas atau "tier 1" yang berminat menempatinya.
Langkah investasi teranyar ini sekaligus mempertegas hubungan kedekatan antara Messi dengan Barcelona, kota yang telah menjadi rumahnya selama lebih dari dua dekade sewaktu memperkuat FC Barcelona.
Aktivitas akuisisi ini menambah portofolio ekspansi bisnis Messi di luar dunia sepak bola, setelah sebelumnya peraih delapan Ballon d'Or tersebut diketahui membeli klub sepak bola UE Cornellà.
Pada sektor properti dan gaya hidup, Messi juga mempunyai jaringan MiM Hotels yang dikelola oleh operator perhotelan global Melia Hotel International, serta bisnis restoran Hincha bersama koki ternama Nandu Jubany.