Persaingan ketat terjadi pada papan atas turnamen catur Japfa FIDE Rated 2026 yang telah memasuki dua ronde terakhir. Dilansir dari Media Indonesia, lima pecatur teratas mengoleksi jumlah poin yang sama hingga babak ketujuh di Jakarta, Senin (25/5).
Para pemain yang berada di posisi lima besar tersebut mengemas 5,5 poin. Mereka adalah GM Novendra Priasmoro, IM Muhamad Lutfi Ali, IM Satria Duta Cahaya, GM Susanto Megaranto, dan IM Tirta Chandra Purnama.
Situasi rapat di kategori open ini membuat dua pertandingan sisa pada Selasa (26/5) menjadi laga krusial. Perebutan gelar juara diprediksi berlangsung sengit hingga akhir turnamen.
Pada babak ketujuh, duel papan atas mempertemukan IM Muhamad Lutfi Ali dengan IM Satria Duta Cahaya. Pertandingan yang berjalan dengan kalkulasi ketat tersebut berakhir dengan hasil remis.
Lutfi Ali sebenarnya sempat mendominasi jalannya laga setelah meredam agresivitas Duta. Namun, keputusan yang diambil secara terburu-buru membuat keunggulan posisi tersebut gagal dikonversi menjadi kemenangan.
"Kalkulasi saya kurang panjang, saya pikir Duta tidak bisa mengejar, ternyata temponya pas sekali dengan rajanya dia," kata Lutfi.
Sementara itu, hasil remis juga diperoleh GM Novendra Priasmoro yang menghadapi IM Aditya Bagus Arfan. Pada laga lain, GM Susanto Megaranto menundukkan Stevanky, sedangkan IM Tirta Chandra Purnama mengalahkan FM Zacky Dhia Ulhaq.
Hasil pertandingan babak ketujuh membuat peta persaingan menuju podium juara tetap terbuka lebar. Memasuki babak kedelapan, Lutfi dijadwalkan bertanding melawan Susanto Megaranto, sedangkan Duta akan menghadapi tantangan dari Novendra. Di papan lain, Tirta Chandra bersiap melawan Aditya Bagus Arfan.
Pergeseran posisi terjadi pada kategori challenger setelah berakhirnya ronde ketujuh. Marrhuimawan Maximiliano sukses menggeser posisi Abraham Raja Ferdinand dari puncak klasemen sementara.
Pecatur yang memiliki elo rating 1887 itu saat ini memimpin perolehan dengan 6,5 poin. Kendati demikian, posisi Marrhuimawan belum aman karena ditempel ketat oleh Sudung Tampubolon yang mengoleksi poin sama.
Turnamen skala internasional ini diikuti oleh 350 peserta yang datang dari delapan negara. Negara-negara yang mengirimkan wakilnya antara lain Indonesia, Jerman, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Italia, dan Uzbekistan, dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp180 juta.