Lima jemaah haji asal Indonesia dilaporkan wafat dan puluhan lainnya mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit hingga hari ke-11 operasional haji di Arab Saudi. Data terkini tersebut disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah pada Jumat (1/5/2026) melalui konferensi pers daring sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, memberikan rincian bahwa kematian para jemaah tersebut tercatat hingga Kamis (30/4/2026). Selain korban jiwa, laporan medis menunjukkan adanya ribuan jemaah yang membutuhkan bantuan kesehatan selama menjalani proses ibadah di Tanah Suci.
"Hingga Kamis (30/4/2026), total jemaah wafat sebanyak 5 orang. Kita doakan semoga husnul khotimah," ujar Maria Assegaff, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Data layanan kesehatan mencatat sebanyak 4.246 jemaah telah menjalani rawat jalan karena berbagai keluhan fisik. Sebanyak 70 jemaah sempat mendapatkan penanganan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sementara 101 jemaah lainnya harus dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi demi mendapatkan perawatan komprehensif.
"Saat ini, jemaah yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi berjumlah 42 orang," jelas Maria Assegaff, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Meskipun terdapat jemaah yang sakit dan meninggal dunia, Maria memberikan penegasan bahwa secara keseluruhan operasional haji tahun ini berjalan tertib. Tercatat sebanyak 159 kloter yang mencakup 62.193 jemaah serta 689 petugas telah tiba di Arab Saudi untuk menjalankan rangkaian ibadah.
"Seluruh proses pergerakan jemaah, mulai dari Madinah menuju Makkah, dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas. Hal ini untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah selama perjalanan," tambah Maria Assegaff, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Saat ini, sebagian besar jemaah yang sudah berada di Makkah tengah melaksanakan umrah wajib. Mereka juga sedang melakukan persiapan fisik dan mental untuk menghadapi puncak ibadah haji di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang akan segera tiba.