Pasar smartphone gaming kembali diramaikan oleh kehadiran Lenovo melalui perangkat terbarunya, Legion Y70 (2026). Langkah ini menandai kembalinya Lenovo setelah absen selama kurang lebih empat tahun dari kompetisi ponsel gaming.
Nama model ini sebenarnya pernah digunakan oleh Lenovo pada tahun 2022 silam. Kini, pabrikan tersebut menghadirkan kembali perangkat tersebut dengan peningkatan spesifikasi dan pembaruan desain yang disesuaikan untuk kebutuhan masa kini, seperti dikutip dari Tekno.
Sektor daya menjadi salah satu aspek yang mengalami perombakan besar-besaran. Lenovo menyematkan baterai berkapasitas 8.000 mAh, meningkat signifikan dibandingkan generasi terdahulu yang hanya mengusung daya 5.100 mAh.
Daya tampung yang besar tersebut diklaim mampu menyokong aktivitas bermain game hingga 19,3 jam dalam satu kali pengisian daya penuh. Sementara untuk penggunaan normal harian, perangkat ini disebut dapat bertahan sampai 57 jam.
Sistem pengisian daya pada ponsel ini menggunakan teknologi fast charging 90 watt yang terhubung melalui konektor USB-C. Tersedia pula fitur bypass charging untuk mengalirkan daya langsung ke sistem tanpa melewati komponen baterai saat pengguna bermain game sambil mengisi daya.
Produsen juga memastikan ketahanan jangka panjang komponen ini. Baterai diklaim akan tetap berada dalam kondisi prima walaupun telah melewati sekitar 1.200 siklus pengisian daya.
Dapur pacu Legion Y70 2026 dipersenjatai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang memiliki kecepatan prosesor hingga 3,8 GHz. Komponen performa ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X berkapasitas hingga 16 GB yang menawarkan kecepatan transfer data mencapai 9.600 Mbps.
Untuk ruang penyimpanan internal, tersedia memori berbasis UFS 4.1 dengan pilihan kapasitas maksimal hingga 1 TB. Guna mengimbangi performa tinggi tersebut, Lenovo mengintegrasikan sistem pendingin vapor chamber seluas 5.500 mm persegi.
Teknologi pendingin tersebut diklaim mampu mereduksi suhu inti prosesor hingga 7 derajat Celsius saat perangkat dipacu untuk menjalankan game dalam waktu lama.
Desain Minimalis dan Kemampuan Kamera
Berbeda dengan mayoritas ponsel gaming yang identik dengan lekukan futuristis, bagian punggung perangkat ini mengusung estetika yang cenderung minimalis. Produsen hanya menempatkan logo "Legion" sebagai identitas penanda bahwa gawai ini dirancang untuk kebutuhan gaming.
Pada area belakang, terdapat modul berbentuk persegi yang menampung kamera utama 50 MP dengan sensor berukuran 1/1.56 inci serta bukaan f/1.8. Kamera utama ini didampingi oleh lensa ultrawide 8 MP f/2.2 yang dapat difungsikan untuk memotret objek jarak dekat hingga jarak 2,5 cm.
Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, Lenovo menyematkan kamera depan beresolusi 32 MP pada bagian muka perangkat.
Sektor Layar dan Ketersediaan Harga
Beralih ke bagian tampilan, gawai ini menggunakan panel OLED berukuran 6,8 inci dengan resolusi 1.280 x 2.772 piksel. Layar tersebut sudah mendukung fitur Dolby Vision, tingkat kecerahan puncak mencapai 7.000 nit, dan refresh rate hingga 144 Hz.
Untuk pasar domestik China, gawai ini dipasarkan dalam dua varian warna, yaitu Ice Soul White dan Carbon Black. Harga jual perangkat ini dipatok mulai dari 3.099 yuan atau berkisar Rp 8 juta untuk konfigurasi memori 12/256 GB.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai rencana peluncuran maupun pendistribusian ponsel gaming teranyar dari Lenovo ini untuk wilayah pasar Indonesia.