Lenovo mengambil langkah agresif di pasar global setelah meluncurkan lini Thinkpad dan Lenovo Air di China. Produsen ini langsung tancap gas merilis seri IdeaPad Slim 3i 17IWC11 secara internasional.
Laptop berlayar bongsor ini kini mulai menyapa pengguna di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, seperti dilansir dari Suara. Beberapa wilayah yang siap menyambut peluncuran komersial perangkat ini meliputi Hong Kong, Malaysia, dan Singapura, dengan rencana ekspansi ke pasar Eropa dalam waktu dekat.
Lenovo IdeaPad Slim 3i 17IWC11 hadir sebagai solusi bagi milenial yang membutuhkan ruang kerja visual luas tanpa mengorbankan portabilitas seri "Slim". Laptop ini mengandalkan prosesor Intel Core 5 320 dengan konfigurasi 6-core di balik bodinya.
Meski dalam beberapa pengujian performanya disebut masih "tertinggal dari A18 Pro yang digunakan pada MacBook Neo baik dalam performa CPU maupun GPU", prosesor Wildcat Lake ini tetap menawarkan efisiensi modern yang sangat memadai untuk produktivitas harian. Pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi dapat memilih opsi upgrade dengan prosesor Core 7 350 yang lebih kencang.
Sektor memori menjadi keunggulan tersendiri karena sifatnya yang future-proof. Varian dasar dibekali RAM 8 GB dan penyimpanan PCIe 4.0 256 GB, namun Lenovo menyediakan slot SODIMM tunggal yang mendukung upgrade RAM DDR5-5600 hingga 32 GB.
Berdasarkan informasi yang mengutip TechnetBooks, Lenovo menyematkan panel IPS 17 inci beresolusi 1080p dengan rasio 16:9. Layar ini memiliki tingkat kecerahan 300 nits dan cakupan warna 72 persen NTSC yang dipadukan dengan keypad numerik penuh untuk pengerjaan dokumen kompleks.
Daya tahan baterai juga menjadi sorotan utama bagi anak muda dengan mobilitas tinggi. Mengusung pilihan baterai 50 Wh atau 60 Wh, laptop ini diklaim mampu bertahan hingga 18 jam penggunaan terus-menerus. Di pasar regional seperti Malaysia, perangkat ini dibanderol mulai dari 3.740 ringgit atau sekitar Rp16 jutaan.