Pemerintah Arab Saudi resmi memperluas jangkauan layanan jalur cepat atau Mecca Route ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada Rabu (15/4/2026) guna memangkas antrean imigrasi jemaah haji Indonesia. Fasilitas ini memungkinkan seluruh pemeriksaan dokumen keimigrasian diselesaikan di terminal keberangkatan sebelum jemaah bertolak ke Tanah Suci.
Ekspansi layanan ini menjadikan Makassar sebagai embarkasi keempat yang mengoperasikan sistem fast track setelah Jakarta, Solo, dan Surabaya. Melalui kerja sama ini, proses biometrik dan stempel visa dilakukan sepenuhnya di Indonesia sehingga jemaah dapat langsung menuju penginapan setibanya di Arab Saudi, sebagaimana dilansir dari Cahaya.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menjelaskan bahwa penambahan titik layanan di Makassar bertujuan untuk mengoptimalkan kelancaran arus keberangkatan jemaah haji pada musim tahun ini.
"Tahun ini ditambahkan dengan Mecca Route di Makassar. Mudah-mudahan bisa memperlancar keberangkatan jamaah haji kita yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci tahun ini," ujar Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pemerintah memproyeksikan sebagian besar peserta haji akan memanfaatkan fasilitas ini untuk menghindari penumpukan di bandara kedatangan. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat mencakup mayoritas populasi jemaah yang berangkat dari wilayah Indonesia Timur.
"Penggunaannya mungkin lebih dari 65 persen (peserta haji), dan ini pada saat berangkat mudah-mudahan lancar," ujar Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Di sisi lain, otoritas terkait memastikan bahwa seluruh dokumen perjalanan dan perlengkapan administratif lainnya telah siap didistribusikan ke berbagai daerah. Fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan teknis di setiap embarkasi sebelum jadwal pemberangkatan dimulai.
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, memberikan konfirmasi bahwa tahapan persiapan administratif bagi para jemaah telah mencapai tahap akhir menjelang pemberangkatan pada akhir April.
"Persiapan, alhamdulillah kalau tidak 100 persen, hampir 100 persen. Visa sudah keluar semua, kartu Nusuk sudah ada di Indonesia semua, walaupun ada satu syarikah yang masih terkendala. Tanggal 21 April, jamaah masuk asrama dan tanggal 22 April mulai berangkat ke Saudi," ujar Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah RI.
Penambahan layanan di Makassar melengkapi infrastruktur haji di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Juanda Surabaya. Berdasarkan jadwal resmi, rombongan pertama jemaah haji Indonesia direncanakan mulai memasuki asrama haji pada 21 April 2026.