Praktisi kesehatan Dr Sermed Mezher mengingatkan pentingnya memulai latihan kekuatan bagi individu yang telah memasuki usia 30 tahun guna mencegah risiko kematian dini pada Rabu (15/04/2026). Peringatan ini didasari pada fenomena penurunan massa otot secara alami yang berdampak fatal pada kesehatan jangka panjang.
Dilansir dari Detik Health, tubuh manusia cenderung kehilangan sekitar 3 hingga 5 persen massa otot setiap dekade setelah melewati usia 30 tahun jika tidak diimbangi aktivitas fisik. Kondisi hilangnya jaringan otot ini sering kali tidak disadari hingga seseorang mencapai usia lanjut dan kehilangan kemampuan fisik dasar.
Pentingnya massa otot juga dikaitkan dengan pengalaman paramedis yang sering menangani kasus kematian lansia dalam kondisi tubuh sangat lemah. Kurangnya jaringan otot membuat lansia lebih rentan terhadap kecelakaan fatal di rumah, seperti terjatuh di kamar mandi atau kelemahan fisik ekstrem.
"Lihat, kita tahu bahwa massa otot merupakan prediktor independen umur panjang, dan dapat membantu mencegah penyakit," kata Dr Sermed Mezher, dokter umum sekaligus influencer kesehatan. Penegasan ini didukung oleh fakta bahwa otot berperan aktif dalam menyerap glukosa saat tubuh beristirahat serta menjadi cadangan protein saat sakit.
Dukungan ilmiah terhadap klaim ini tercantum dalam penelitian Archives of Physical Medicine and Rehabilitation tahun 2018. Studi tersebut menunjukkan bahwa kekuatan genggaman tangan dan kekuatan lutut berkaitan erat dengan tingkat harapan hidup yang lebih tinggi pada populasi dewasa.
Penelitian lain dalam Journal of Cachexia, Sarcopenia and Muscle tahun 2024 juga menyimpulkan hal serupa. Data menunjukkan bahwa kekuatan otot berbanding terbalik dengan risiko kematian pada lansia, yang berarti semakin kuat otot seseorang, semakin rendah risiko kematian yang dihadapi.
Guna melawan kondisi klinis kehilangan otot atau sarkopenia, Dr Mezher menyarankan rutin melakukan latihan beban minimal tiga kali dalam seminggu. Latihan ini tidak harus selalu menggunakan alat berat di pusat kebugaran, melainkan bisa memanfaatkan berat badan sendiri melalui gerakan sederhana.
Beberapa jenis latihan yang direkomendasikan meliputi squat, push-up, plank, atau penggunaan dumbbell dan resistance band. Aktivitas ini berfungsi mempertahankan kekuatan fungsional tubuh agar tidak mengalami degradasi massa otot yang signifikan seiring bertambahnya usia.
National Health Service (NHS) juga merekomendasikan agar orang dewasa di atas usia 65 tahun tetap aktif dengan total durasi fisik minimal 150 menit per minggu. Selain latihan kekuatan, NHS menekankan pentingnya melatih keseimbangan dan fleksibilitas untuk membangun rasa percaya diri saat berdiri dan mencegah risiko terjatuh.