Laba Bersih PT Bumi Resources Tbk Melonjak 20 Persen pada 2025

Laba Bersih PT Bumi Resources Tbk Melonjak 20 Persen pada 2025
Foto: Ilustrasi Laba Bersih PT Bumi Resources Tbk Melonjak 20 Persen pada 2025.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 20,1 persen menjadi US$ 81 juta atau sekitar Rp 1,35 triliun sepanjang tahun 2025. Dilansir dari Investortrust, pencapaian yang diumumkan pada Senin (30/3/2026) tersebut terjadi di tengah kondisi pasar komoditas yang penuh tantangan.

Pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ini meningkat dari perolehan tahun sebelumnya yang sebesar US$ 67,47 juta. Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan pendapatan perseroan yang tumbuh 4,8 persen menjadi US$ 1,42 miliar dari posisi sebelumnya senilai US$ 1,25 miliar.

Efisiensi operasional menjadi faktor kunci bagi emiten tambang ini dalam menekan biaya pengeluaran. Laporan keuangan yang tidak diaudit menunjukkan beban pokok pendapatan menyusut 1,2 persen menjadi US$ 1,17 miliar, yang kemudian mendorong laba bruto melonjak 47,1 persen hingga menyentuh US$ 249,1 juta.

"Meskipun menghadapi kondisi pasar yang menantang dan harga batu bara yang menurun, Bumi Resources berhasil mencatatkan profitabilitas operasional yang positif dengan margin yang membaik berkat efisiensi dan pengelolaan biaya yang disiplin," ungkap manajemen PT Bumi Resources Tbk.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa hasil kerja tersebut merupakan representasi dari keberlanjutan upaya perusahaan dalam melakukan penghematan biaya secara konsisten. Margin usaha perusahaan berdasarkan PSAK 111 pun tercatat meningkat menjadi 9,9 persen dari angka 4,5 persen pada periode tahun sebelumnya.

"Stabilitas operasional tetap terjaga di tengah kondisi pasar yang menantang, menunjukkan efektivitas pengelolaan operasional dan pengendalian biaya yang konsisten," sambung manajemen PT Bumi Resources Tbk.

Secara konsolidasian yang mencakup Kaltim Prima Coal (KPC), perseroan memproduksi batu bara sebanyak 74,8 juta ton atau tumbuh tipis 0,2 persen secara tahunan. Namun, harga jual rata-rata (FOB) mengalami koreksi sebesar 17 persen menjadi US$ 59,7 per ton dibandingkan tahun 2024.

Data Operasional dan Keuangan BUMI 2025
IndikatorRealisasi 2025Perubahan (yoy)
Laba BersihUS$ 81 Juta+20,1%
Produksi Batu Bara74,8 Juta Ton+0,2%
Harga Jual Rata-rataUS$ 59,7/ton-17,0%
Laba Usaha (PSAK 111)US$ 141,3 Juta+131,4%

Pada sisi operasional teknis, perusahaan melaporkan penurunan aktivitas pengupasan lapisan tanah atau overburden removed sebesar 8 persen menjadi 596,2 juta bcm. Hal ini mengakibatkan rasio kupasan tanah (strip ratio) turun menjadi 8,0 kali dari angka 8,7 kali pada tahun sebelumnya.

Persediaan batu bara BUMI pada akhir tahun 2025 tercatat sebanyak 2 juta ton, meningkat dari posisi 1,6 juta ton di tahun 2024. Meskipun laba bersih meningkat, pendapatan konsolidasi yang mencakup KPC secara keseluruhan turun 15,9 persen menjadi US$ 4,8 miliar akibat penurunan harga pasar.

Artikel terkait

Rekomendasi