Laba Bersih PANI Melonjak 1.066 Persen Menjadi Rp578,33 Miliar

Laba Bersih PANI Melonjak 1.066 Persen Menjadi Rp578,33 Miliar
Foto: Ilustrasi Laba Bersih PANI Melonjak 1.066 Persen Menjadi Rp578,33 Miliar.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten properti milik Sugianto Kusuma alias Aguan, membukukan lonjakan laba bersih yang signifikan pada kuartal I/2026. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, laba bersih melesat hingga 1.066% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Dikutip dari Market, perolehan laba tersebut mencapai Rp578,33 miliar, meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp49,57 miliar. Peningkatan laba ini sejalan dengan pendapatan perseroan yang menyentuh angka Rp1,1 triliun.

Realisasi pendapatan tersebut tumbuh 82% YoY yang mencerminkan efektivitas strategi monetisasi kawasan, khususnya di proyek PIK2. Penyerahan kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2 menjadi penopang utama pertumbuhan pendapatan.

Segmen kaveling komersial mencatatkan permintaan tinggi dari investor strategis dan pelaku usaha dengan profil kuat. Mereka mulai mengamankan posisi di pusat bisnis baru tersebut sebagai bagian dari rencana ekspansi jangka panjang perusahaan.

Selain lahan komersial, PANI juga mendapatkan kontribusi pendapatan dari serah terima berbagai produk residensial. Produk tersebut meliputi Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences, Pantai Bukit Villa, Bukit Nirmala, hingga Pasir Putih Residences.

Sektor komersial lainnya seperti SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Marina Bay turut memperkuat integrasi ekosistem di kawasan tersebut. Margin profitabilitas perusahaan pun mengalami ekspansi yang cukup signifikan di seluruh lini bisnis.

Kontribusi besar dari penjualan kaveling tanah komersial yang memiliki margin tinggi menjadi faktor utama penguatan model bisnis PANI. Saat ini, perseroan didukung oleh basis aset solid senilai sekitar Rp50 triliun dengan cadangan lahan mencapai 1.825 hektare.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma atau Aguan, menyatakan bahwa pencapaian awal tahun ini membuktikan arah pengembangan kawasan yang semakin teruji. Skala aktivitas di PIK2 terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan.

"Kinerja keuangan PANI menunjukan peningkatan yang berkelanjutan, sejak dari backdoor listing 5 tahun lalu, roadmap yang dirancang dari awal sudah mulai terwujud dikit demi sedikit. Dan usaha kami melakukan asset injection selama 4 tahun terakhir mulai tercermin di laporan keuangan di kuartal ini," kata Aguan.

Aguan menambahkan bahwa dukungan land bank yang luas serta konektivitas melalui Tol KATARAJA akan terus mendorong pertumbuhan kawasan. Keberadaan aktivitas NICE yang berkembang juga menjadi faktor pendukung optimisme perusahaan di masa depan.

"Dengan dukungan land bank yang luas, konektivitas yang semakin terbuka melalui Tol KATARAJA, serta aktivitas NICE yang terus berkembang, kami optimistis PIK2 akan terus bertumbuh sebagai kota pesisir modern yang terintegrasi dan memiliki daya saing tinggi. Kawasan ini kami bangun dengan perspektif jangka panjang untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan," ujar Aguan.

Artikel terkait

Rekomendasi