Laba Bersih Imago Mulia Persada LFLO Tumbuh 31,32 Persen

Laba Bersih Imago Mulia Persada LFLO Tumbuh 31,32 Persen
Foto: Ilustrasi Laba Bersih Imago Mulia Persada LFLO Tumbuh 31,32 Persen.

PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) berhasil mencetak pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun 2025. Emiten yang bergerak di bidang furnitur dan gaya hidup premium ini membukukan kenaikan laba bersih sebesar 31,32 persen, seperti dikutip dari Investor Daily.

Laba bersih perusahaan mengalami peningkatan dari Rp 15,52 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp 20,38 miliar. Capaian positif tersebut menjadi bukti keberhasilan efisiensi dari strategi pengembangan vertikal yang diterapkan oleh perseroan.

Melalui fundamental yang kian kokoh, perusahaan bersiap mengoptimalkan ekosistem terintegrasi untuk mempercepat penjualan pada 2026. Langkah ini mencakup upaya memimpin pasar furnitur mewah serta memperluas penetrasi ke proyek pengembang kelas atas di Indonesia.

Perusahaan menempatkan konsumen sebagai pusat dari inovasi ruang melalui visi Enriching Lives. Pendekatan ini menggerakkan performa penjualan lewat sinergi operasional antara LAFLO dan PITA yang saling melengkapi dalam satu ekosistem holistik.

Ekspansi fisik yang agresif turut memperkuat komitmen perseroan sepanjang tahun 2025. Langkah tersebut ditandai dengan peresmian showroom baru LAFLO di Menteng, pengoperasian Flagship Store B&B Italia dan Valcucine, serta optimalisasi ruang ritel SCBD.

Pada bagian operasional, manajemen memaksimalkan implementasi sistem ERP Odoo. Sistem ini diterapkan guna memastikan presisi logistik mutakhir demi menghadirkan pelayanan yang melampaui ekspektasi para klien.

Penambahan Portofolio Merek Internasional

Guna menghadapi lonjakan pasar furnitur mewah global, perusahaan memperluas portofolio jenama internasional secara agresif. Amunisi baru ini dihadirkan untuk mengamankan pendapatan di sektor ritel maupun korporat (B2B).

Perseroan mendatangkan merek dunia seperti Arclinea, Lasvit, dan Ralph Lauren Home ke pasar Indonesia. Selain itu, diluncurkan pula sistem lemari pakaian inovatif B&B Italia Backstage serta lini HC28 Kitchen & Wardrobe.

"Penambahan portofolio eksklusif ini ditujukan untuk memperkuat fondasi ritel sekaligus memantapkan posisi perusahaan sebagai poros utama dalam memasuki proyek-proyek prestisius bersama para pengembang (developers) ternama. Inilah cara kami menciptakan nilai ekonomi yang terus bertumbuh bagi para pemegang saham," kata Erlangga Ksatria selaku Direktur Utama PT Imago Mulia Persada Tbk.

Alokasi Laba Ditahan dan Kolaborasi Berkelanjutan

Langkah taktis perseroan didukung oleh keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Hasil rapat menetapkan seluruh perolehan laba bersih tahun buku 2025 dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendanai akselerasi ekspansi strategis.

"Kami sangat bersyukur bahwa di tengah dinamika ekonomi makro yang menantang, perseroan justru berhasil meningkatkan kinerja operasional dan memperkuat kondisi finansial secara signifikan dengan raihan laba bersih menembus Rp 20,3 miliar," ujar Alwi Rubidium Sjaaf selaku Komisaris Utama LFLO.

Alwi Sjaaf menambahkan bahwa penciptaan nilai yang berkelanjutan harus mampu menyelaraskan kenyamanan konsumen kelas atas dengan kelestarian alam serta sosiokultural lokal. Sinergi ini diharapkan terus memperkuat posisi perusahaan di pasar premium.

Dalam implementasinya, perseroan menjalin kolaborasi bersama inovator material berkelanjutan Bell Living Lab untuk mengolah limbah kopi. Dukungan juga diberikan kepada desainer muda Studio Hendro Hadinata lewat Koleksi Rambu yang mengangkat tradisi logam Sumba ke tingkat kontemporer.

Pada tahun 2026, perusahaan menghadirkan platform PITA ALAM dengan mengadopsi model kolaborasi Pentahelix. Model yang melibatkan pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media ini dirancang untuk mempromosikan produk berbasis budaya ke panggung global.

Artikel terkait

Rekomendasi