Insiden tabrakan melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di perlintasan Stasiun Bekasi Timur mengakibatkan gangguan serius pada jadwal perjalanan kereta menuju Bekasi serta Cikarang.
Peristiwa ini membuat mobilitas warga yang hendak kembali ke arah Bekasi dan Cikarang terhambat total. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Megapolitan, kepadatan penumpang mulai terlihat di berbagai titik transit utama.
Di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada pukul 22.50 WIB, puluhan pengguna jasa KRL terpantau memadati area luar gedung, terutama di bagian depan Plaza Stasiun Manggarai untuk mencari solusi transportasi lain.
Banyak penumpang yang akhirnya beralih menggunakan layanan ojek online, taksi daring, hingga meminta bantuan jemputan keluarga agar bisa mencapai tujuan seperti Klender, Tambun, Cibitung, hingga Cikarang.
Petugas keamanan di lokasi aktif memberikan arahan kepada calon penumpang mengenai titik penjemputan transportasi alternatif. Kondisi di depan stasiun pun menjadi jauh lebih padat dari biasanya akibat tumpukan warga yang tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Salah satu petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya memberikan konfirmasi mengenai situasi gangguan operasional tersebut di lapangan.
"Dari tadi gangguan yang ke Bekasi. Kalau ke Bogor aman," tutur petugas yang enggan disebutkan namanya itu.
Di tengah kepadatan tersebut, para pengemudi ojek pangkalan dan bajaj tampak menawarkan jasa transportasi kepada warga yang sedang kebingungan untuk pulang.
"Jek ojek, ojek Bu ayo, ojek Bang," demikian kata salah satu pengemudi ojek Pengkalan menawarkan jasa.
Nurhayati (42), warga Cikarang, mengekspresikan kegelisahannya karena tertahan di Manggarai sejak pukul 21.30 WIB. Meski baru pulang kerja, ia belum berhasil mendapatkan kendaraan hingga menjelang tengah malam.
"Pulang kerja saya, tadi katanya kereta masih bisa. Saya kan dari Tanah Abang. Eh ternyata sampai sini enggak bisa. Sampai sekarang," kata dia.
Ia mengaku masih berusaha mencari rekan perjalanan yang searah untuk menekan biaya jika nantinya terpaksa menggunakan taksi online.
"Ini masih menunggu dulu. Saya mau mencari teman yang sesama pulang ke Bekasi dulu. Mau naik taksi online nanti," imbuh dia.
Kecelakaan maut ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam antara KRL jurusan Cikarang dengan nomor PLB 5568A dan KA Argo Bromo Anggrek relasi GambirÔÇôSurabaya Pasar Turi.
Lokasi benturan berada tepat di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920. Data sementara dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop I mencatat adanya korban jiwa dalam musibah ini.
Tercatat tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, sementara jumlah korban luka-luka masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait di lapangan.