KRI Canopus-936 Sandar di Mauritius Perkuat Diplomasi Maritim

KRI Canopus-936 Sandar di Mauritius Perkuat Diplomasi Maritim
Foto: Ilustrasi KRI Canopus-936 Sandar di Mauritius Perkuat Diplomasi Maritim.

Kapal survei terbaru milik Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL, KRI Canopus-936, resmi bersandar di Port Louis, Mauritius, pada Jumat (24/4/2026) setelah menempuh pelayaran selama delapan hari melintasi Samudra Atlantik Selatan. Kedatangan kapal dalam misi Etape IV ini merupakan bagian dari pelayaran perdana menuju Indonesia.

Sebagaimana dilansir dari Nasional, kehadiran unsur TNI AL ini disambut oleh jajaran diplomatik termasuk Kuasa Usaha Tetap (KUTAP) RI Lanang Seputro dari KBRI Antananarivo. Prosesi penyambutan juga melibatkan Asisten Atase Pertahanan RI di Pretoria guna memperkuat hubungan bilateral di kawasan Afrika Timur.

Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menjelaskan bahwa penyambutan ini menjadi simbol penting koordinasi diplomatik antarnegara. Pihak Dispenal memberikan rincian terkait prosesi ketibaan kapal tersebut dalam keterangan resminya pada Minggu (26/4/2026).

"Kedatangan KRI Canopus-936 di Port Louis Mauritius disambut oleh pejabat diplomatik KBRI Antananarivo Madagaskar yang merangkap wilayah Mauritius, Seychelles, dan Uni Komoro, yakni Kuasa Usaha Tetap (KUTAP) RI Lanang Seputro," bunyi keterangan dari Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal).

Komandan KRI Canopus-936, Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W., bersama KUTAP RI langsung melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Commander of National Coast Guard of Mauritius. Pertemuan ini difokuskan pada peningkatan kerja sama keamanan dan penelitian laut di antara kedua negara.

"Di mana pertemuan ini menjadi momentum penting negara dalam memperkuat persahabatan antarnegara," jelas keterangan Dinaspenal.

Selama tiga hari berada di Mauritius, awak kapal akan melakukan pemeliharaan teknis dan koordinasi logistik untuk memastikan performa kapal tetap optimal. Langkah ini krusial sebelum KRI Canopus-936 melanjutkan perjalanan etape terakhir menuju Tanah Air guna mendukung kepentingan maritim nasional.

Kapal bantu hidro-oseanografi ini diketahui memulai pelayarannya dari Lemwerder, Jerman, pada Sabtu (14/3/2026). Pembangunan kapal dilakukan di galangan Abeking & Rasmussen sebelum akhirnya diserahkan untuk memperkuat armada penelitian TNI AL.

Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) menegaskan pentingnya kapal ini dalam mendukung data kelautan Indonesia. Pengiriman kapal dilakukan secara bertahap melalui berbagai pelabuhan internasional untuk menguji kesiapan operasional.

"Pelayaran perdana ini menjadi langkah awal bagi KRI Canopus-936 sebelum nantinya mulai menjalankan berbagai misi survei dan penelitian kelautan dalam mendukung kepentingan maritim nasional," kata Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Budi Purwanto.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menginstruksikan agar kehadiran TNI AL di kancah internasional terus ditingkatkan melalui diplomasi maritim. KRI Canopus-936 dijadwalkan melanjutkan pelayaran setelah seluruh kebutuhan logistik di Mauritius terpenuhi.

Artikel terkait

Rekomendasi