PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) berhasil mencatatkan laba bersih sebesar 4,6 juta dollar AS atau setara Rp 79,2 miliar pada kuartal I 2026. Capaian positif ini disampaikan oleh manajemen perusahaan dalam media briefing yang digelar di Jakarta pada Senin (27/4/2026), sebagaimana dilansir dari Money.
Hasil pada tiga bulan pertama tahun ini menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga tren positif dari periode sebelumnya. Direktur Utama Krakatau Steel, Muhammad Akbar Djohan, menjelaskan bahwa perolehan tersebut merupakan upaya menjaga performa yang berkelanjutan.
"Alhamdulillah di kuartal I kami bisa nutup kurang lebih 4,6 juta dollar AS laba bersihnya," ujar Akbar, Direktur Utama Krakatau Steel.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kinerja ini bukan merupakan perbaikan sesaat yang hanya bertujuan mempercantik laporan keuangan. Perusahaan menargetkan adanya transformasi finansial yang bersifat mendasar pada struktur bisnis mereka.
"Kami lanjutkan kinerja keuangan itu di kuartal I karena tidak ingin laporan keuangan tahun lalu hanya kosmetik. Kami ingin perbaikan yang fundamental," kata Akbar, Direktur Utama Krakatau Steel.
Sepanjang tahun 2025, emiten baja plat merah ini memang telah membukukan laba signifikan sebesar 325,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 5,51 triliun. Angka tersebut menandai titik balik perusahaan yang sebelumnya menderita rugi sebesar 154,71 juta dollar AS pada penutupan tahun 2024.
Lompatan kinerja ini sangat dipengaruhi oleh dukungan finansial dari Danantara pada akhir 2025 melalui suntikan modal sebesar 295 juta dollar AS atau Rp 4,9 triliun. Dana tersebut dialokasikan secara khusus untuk memperkuat modal kerja dan pengadaan bahan baku produksi.
"Danantara di Desember membantu menginjeksi modal kepada kami kurang lebih Rp 5 triliun, dan itu dedicated untuk membeli bahan baku. Itu salah satu kita tidak bisa bersaing, karena kemampuan membeli bahan baku tidak ada, dan pihak perbankan juga belum memberikan fasilitas itu," jelas Akbar, Direktur Utama Krakatau Steel.
Meskipun angka laba kuartal pertama telah diumumkan ke publik, laporan keuangan resmi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk untuk periode kuartal I 2026 saat ini belum dirilis secara formal melalui keterbukaan informasi.