Sebanyak 191 orang dilaporkan meninggal dunia dalam berbagai kecelakaan lalu lintas selama tiga hari pertama Festival Songkran di Thailand yang dimulai sejak 10 April 2026. Angka fatalitas ini muncul di tengah perayaan perang air tahunan yang kerap diwarnai insiden berkendara dalam keadaan mabuk.
Data tersebut mencatat terdapat 951 kecelakaan dan 911 orang luka-luka hingga periode Senin (13/4/2026). Dilansir dari Detik Travel melalui News.com.au, Kepala Pusat Keselamatan Jalan (RSC), Yossapol Wenukoset, merinci bahwa pada hari Senin saja terjadi 237 kecelakaan di seluruh wilayah Thailand.
Insiden pada hari tersebut mengakibatkan 51 orang meninggal dunia serta 224 orang lainnya mengalami luka-luka. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah Thailand meluncurkan kampanye keselamatan bertajuk Drive Safely, Reduce Speed, Prevent Accidents yang dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 16 April 2026.
Wakil Juru Bicara Pemerintah, Lalida Persvivatana, menjelaskan bahwa Kementerian Pariwisata dan Olahraga bersama Biro Polisi Pariwisata tengah memantau ketat periode yang dikenal sebagai Tujuh Hari Berbahaya. Pengawasan ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan para wisatawan yang berkunjung selama festival berlangsung.
"Tujuh Hari Berbahaya" mengacu pada periode kampanye keselamatan jalan di Thailand selama perayaan Songkran, di mana kecelakaan perjalanan biasanya meningkat tajam.
Lalida Persvivatana mengungkapkan bahwa terdapat tujuh wisatawan asing yang mengalami luka-luka dalam kecelakaan terpisah selama periode yang sama. Meskipun demikian, pihak otoritas memastikan tidak ada laporan korban jiwa dari kalangan turis mancanegara tersebut.
"Pemerintah mendesak masyarakat dan wisatawan untuk mengemudi secara bertanggung jawab dan mematuhi prinsip 'jangan minum dan mengemudi' untuk memastikan bahwa festival Songkran tahun ini tetap menjadi acara yang aman dan menyenangkan bagi semua," kata Lalida Persvivatana, Wakil Juru Bicara Pemerintah.
Kementerian Pariwisata dan Olahraga saat ini terus memperkuat protokol keamanan di sejumlah titik wisata utama. Langkah koordinasi antarinstansi dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian perayaan tahunan tersebut dapat berjalan tanpa kendala lebih lanjut.