Korban Meninggal Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah

Korban Meninggal Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah
Foto: Ilustrasi Korban Meninggal Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah.

Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan bertambah pada Rabu (29/4/2026). Satu orang korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Kota Bekasi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengonfirmasi kabar duka tersebut saat melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit. Dilansir dari Kompas, insiden ini mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kondisi medis para korban lainnya yang masih dirawat saat ini terus dipantau secara ketat oleh tim dokter. Penambahan korban jiwa ini terjadi di tengah upaya penanganan darurat bagi pasien yang mengalami cedera berat akibat benturan dua rangkaian kereta tersebut.

"Pasiennya kalau secara umum sudah membaik tinggal yang di ICU tiga orang. Tiga orang, dan yang satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi tapi mudah-mudahan bisa sembuh," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi memberikan keterangan tambahan mengenai perkembangan kondisi kesehatan beberapa korban lain yang dirawat di bangsal reguler. Sebagian besar pasien dilaporkan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan.

"Kalau yang lainnya sudah bisa senyum, sudah bisa saya ajak bicara," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pihak terkait masih terus melakukan koordinasi guna memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan medis yang optimal. Saat ini, dua pasien lainnya masih berada dalam pengawasan khusus di unit perawatan intensif RSUD Kota Bekasi.

Artikel terkait

Rekomendasi