Sebuah potret ketulusan tanpa batas kembali menggetarkan jagat maya melalui kisah perjuangan seorang nenek berusia 75 tahun.
Dilansir dari Suara, nenek bernama Mak Yati ini membuktikan bahwa kasih sayang sejati tidak harus lahir dari hubungan darah.
Ia dengan setia menggendong Anisa, seorang bocah difabel berusia enam tahun, sambil menyusuri jalanan demi menyambung hidup sehari-hari.
Kisah pilu mereka menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @lambegosiip.
Dalam video yang beredar, tubuh renta Mak Yati yang sudah membungkuk tampak harus menopang beban di punggungnya.
Bukan beban dagangan yang berat, melainkan Anisa, putri angkat yang ia sayangi melebihi nyawanya sendiri.
Pertemuan Mak Yati dan Anisa berawal dari sebuah tragedi memilukan pada enam tahun silam.
Saat itu, Anisa yang baru berusia lima hari ditemukan tergeletak di pelataran rumah warga setelah ditelantarkan oleh orang tua kandungnya.
Mak Yati menceritakan bahwa sebelum ia mengambil Anisa, bocah malang itu sempat ditawarkan kepada beberapa orang untuk dirawat.
Namun, semua orang menolak tawaran tersebut karena kondisi fisik Anisa yang tidak sempurna.
"Mungkin karena sudah tahu kalau Nisa mengalami kelainan, kakinya kecil sebelah dan bengkok-bengkok. Karena enggak ada yang mau, ya sudah Emak saja yang rawat, urus, dan sayangi layaknya anak sendiri," kata Mak Yati.
Bertahan Hidup di Tengah Keterbatasan
Meski fisiknya tak lagi kuat, Mak Yati yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang asongan di pasar ini tidak pernah meninggalkan Anisa sendirian di rumah.
Dengan sabar, ia menggendong Anisa menempuh perjalanan berkilo-kilo meter setiap hari.
Wajah polos Anisa yang bersandar di bahunya menjadi satu-satunya bahan bakar semangat bagi Mak Yati.
Meski langkah kakinya tertatih dan sering kali dagangannya ditolak oleh calon pembeli, ia tetap terus melangkah.
Pahitnya kehidupan semakin terasa saat Mak Yati menceritakan pendapatan yang diperolehnya dari berjualan.
Setelah berkeliling dari pagi hingga siang hari di bawah terik matahari, ia terkadang hanya bisa mengantongi uang Rp8.000.
"Baru dapat uang Rp8 ribu. Belum mau pulang karena belum bisa beli beras untuk di rumah," tutur Mak Yati.
Keberadaan Lokasi Belum Diketahui Pasti
Unggahan mengenai kisah nyata ini langsung dibanjiri oleh simpati serta empati dari para warganet.
Banyak netizen yang merasa teriris hatinya melihat perjuangan Mak Yati dan ingin memberikan bantuan materi maupun kebutuhan untuk Anisa.
Namun, hingga saat ini, lokasi keberadaan pasti dari Mak Yati dan Anisa masih belum diketahui secara pasti.
Admin akun yang mengunggah video tersebut belum bisa memberikan informasi detail mengenai lokasi atau kontak yang dapat dihubungi.