Petugas Siap Sambut Jemaah Haji Gelombang Pertama di Madinah

Petugas Siap Sambut Jemaah Haji Gelombang Pertama di Madinah
Foto: Ilustrasi Petugas Siap Sambut Jemaah Haji Gelombang Pertama di Madinah.

Petugas Daerah Kerja (Daker) Madinah menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut kedatangan jemaah calon haji gelombang pertama asal Indonesia di Madinah, Arab Saudi, pada Rabu (22/4/2026). Kesiapan operasional yang mencakup aspek konsumsi, akomodasi, hingga transportasi dilaporkan telah mencapai angka 99,9 persen.

Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, mengonfirmasi bahwa seluruh fasilitas layanan telah dipersiapkan secara matang. Dilansir dari Kompas, para petugas juga telah melaksanakan apel pengecekan komitmen dan kesiapan armada pada Selasa pagi waktu setempat sebelum jadwal pendaratan perdana dimulai.

"Siap menyambut kedatangan jemaah kloter pertama yang akan tiba di Kota Madinah pada pukul 06.15 dan nanti kami akan sambut di hotel-hotel yang ada di Madinah pada pukul 08.15 (waktu setempat)," ujar Khalilurrahman, Kepala Daker Madinah.

Khalilurrahman juga menitipkan pesan penting kepada para jemaah terkait kelengkapan administrasi dan keamanan barang pribadi selama perjalanan. Ia menekankan pentingnya menjaga dokumen fisik agar tidak menghambat proses ibadah di tanah suci.

"Ketika nanti tiba, tolong juga ingat barang bawaan di kabin pesawat, termasuk nanti di kabin bus, jangan sampai ditinggal, terutama obat-obatan dan juga barang-barang berharga, seperti jam, handphone, dan barang-barang yang lainnya," pesan Khalilurrahman.

Selain masalah logistik, kesehatan jemaah menjadi perhatian utama mengingat cuaca dan aktivitas fisik yang berat. Kepala Daker Madinah tersebut mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama berada di Kota Nabi.

Data dari Kementerian Sekretariat Negara RI menunjukkan total kuota jemaah haji Indonesia tahun 2026 mencapai 221.000 orang. Pemerintah menjadwalkan proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap mulai akhir April hingga bulan Mei mendatang.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa mobilisasi massal ini merupakan tugas besar yang melibatkan 14 embarkasi dan 525 kelompok terbang (kloter). Pihaknya telah meninjau langsung kesiapan infrastruktur di Bandara Soekarno-Hatta guna memastikan kelancaran operasional.

ÔÇ£Penyelenggaraan angkutan haji ini bukan operasi biasa. Kita memindahkan lebih dari 221 ribu jemaah dari 14 embarkasi melalui 525 kloter," kata Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan.

Operasi penerbangan haji tahun ini didukung oleh armada pesawat dari Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan terpenuhi sebelum pesawat kloter pertama lepas landas menuju Arab Saudi.

Artikel terkait

Rekomendasi