Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Frankfurt memastikan akan mengawal proses hukum terhadap tersangka pembunuhan warga negara Indonesia (WNI), Isaac Hansen Averino, di Jerman agar berjalan adil dan transparan pada Senin (20/4/2026).
Pemerintah Indonesia melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian dan kejaksaan di Jerman guna mendukung investigasi atas kematian pria berusia 24 tahun tersebut. Dilansir dari Nasional, korban diduga tewas akibat penusukan di kediamannya di Kirchen (Sieg), negara bagian Rheinland-Pfalz.
Juru Bicara Kemenlu, Vahd Nabyl Mulachela, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan pendampingan hukum yang intensif atas tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang warga negara Jerman ini.
"Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Frankfurt akan terus memastikan agar proses hukum berjalan secara adil, transparan, dan non-diskriminatif," kata Nabyl Mulachela, Juru Bicara Kemenlu.
Pihak perwakilan di Frankfurt telah bergerak sejak awal kasus untuk memberikan dukungan dalam proses investigasi yang sedang berlangsung.
"KJRI Frankfurt juga menyampaikan informasi dan berita duka kepada pihak keluarga pada kesempatan pertama," ujar Nabyl Mulachela, Juru Bicara Kemenlu.
Selain memberikan pendampingan hukum, Kemenlu juga telah menyelesaikan proses repatriasi jenazah Isaac Hansen Averino ke tanah air yang tiba pada akhir Maret 2026 lalu.
"Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri turut memfasilitasi proses ketibaan serta serah terima jenazah kepada pihak keluarga," ucap Nabyl Mulachela, Juru Bicara Kemenlu.
Kronologi kejadian bermula pada Rabu malam (18/03) waktu setempat ketika Isaac berpamitan kepada kekasihnya untuk memasak di dapur bersama. Namun, korban tidak merespons pesan singkat sejak saat itu hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Kekhawatiran keluarga memuncak pada keesokan harinya setelah korban tidak memberikan kabar rutin seperti biasanya. Upaya menghubungi korban terus dilakukan hingga akhirnya pihak keluarga menerima kabar duka mengenai peristiwa tragis yang menimpa Isaac di Jerman.