Isu mengenai kepindahan tim satelit Tech3 ke kubu Honda akhirnya resmi terbantahkan. Dilansir dari Otomotif, tim tersebut dipastikan tetap melanjutkan kerja sama dengan KTM setelah menyepakati perpanjangan kontrak pada MotoGP Catalunya 2026.
Kolaborasi antara Tech3 dan pabrikan asal Austria tersebut akan terus berjalan hingga regulasi baru MotoGP bergulir pada musim 2027. Pada era tersebut, kompetisi bakal mulai menerapkan regulasi mesin 850 cc serta penggunaan ban Pirelli.
Meski masa depan kemitraan telah dipastikan, pengumuman resmi ini belum memuat informasi detail mengenai susunan pebalap musim depan. Pihak tim juga belum memberikan kepastian mengenai sponsor utama mereka.
Kondisi di dalam paddock saat ini juga sedang diwarnai oleh spekulasi terkait masa depan sponsor. Berhembus kabar bahwa Red Bull berpotensi tidak lagi memberikan dukungan finansial untuk keempat motor RC16 di grid kejuaraan.
Saat ini, Tech3 berada di posisi kesepuluh dalam klasemen kejuaraan dunia. Tim ini mengandalkan performa Enea Bastianini yang sebelumnya berhasil mempersembahkan podium terakhir pada sesi Sprint Race di COTA.
Di sisi lain, manajemen KTM menegaskan komitmen mereka untuk memberikan perlakuan yang setara kepada seluruh pebalap. Pembagian komponen terbaru untuk peningkatan performa motor akan ditentukan sepenuhnya berdasarkan peringkat pebalap di klasemen.
KTM juga memegang hak opsi untuk mempertahankan susunan pebalap mereka saat ini, yaitu duet Enea Bastianini dan Maverick Vinales untuk kompetisi musim depan. Maverick Vinales sendiri dilaporkan baru kembali berkompetisi akhir pekan ini setelah pulih dari cedera.
ÔÇ£Dalam dunia balap motor, kemitraan terkuat seringkali adalah yang sudah Anda kenal betul. Dengan KTM dan Tech3, kami tidak memulai dari nol," ujar Guenther Steiner, bos tim Tech3, dikutip dari Crash.net, Sabtu (16/5/2026).
"Berkat kerja keras Herv├® Poncharal dan tim selama beberapa tahun terakhir, kami memiliki fondasi yang kokoh bersama KTM, dan hal itu memberi kami keunggulan nyata saat kami memasuki era regulasi yang sepenuhnya baru," kata Steiner.
"Bagi kedua belah pihak, ini tentang membangun atas apa yang sudah berjalan baik. Kelanjutan ini menempatkan kami pada posisi terbaik untuk beradaptasi dengan cepat dan tetap kompetitif saat peraturan baru diberlakukan,ÔÇØ ujarnya.
Dalam catatan sejarahnya, Tech3 pernah menjalin kemitraan dengan Yamaha selama hampir dua dekade sebelum berpindah ke KTM. Bersama pabrikan asal Mattighofen tersebut, Tech3 mengamankan kemenangan perdana di kelas utama lewat Miguel Oliveira pada musim 2020.
Pencapaian tertinggi tim sejauh ini diraih pada musim 2024. Saat itu, penampilan impresif dari Pedro Acosta berhasil membawa tim menyudahi musim kompetisi di peringkat keenam klasemen.
Direktur KTM Motorsports, Pit Beirer, memberikan respons positif terhadap kelanjutan kolaborasi strategis antara kedua belah pihak ini.
ÔÇ£Kami sangat senang dapat melanjutkan perjalanan kami bersama Tech3,ÔÇØ kata direktur KTM Motorsports, Pit Beirer.
"Tahun ini menandai babak baru bagi tim, sejalan dengan pertumbuhan dinamis MotoGP. Kami telah menyelaraskan strategi dan ambisi kami, dan kami melangkah ke masa depan dengan antusiasme yang besar untuk terus berjuang dan membuat perbedaan di kejuaraan ini," katanya.
Di saat Tech3 telah menyelesaikan kepastian masa depannya, tim pabrikan KTM justru diprediksi akan melakukan perombakan total. Lini pebalap mereka untuk musim depan diperkirakan bakal diisi oleh duet baru, yakni Alex Marquez dan Fabio di Giannantonio.