Kementerian Koperasi sedang mematangkan tata kelola Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dengan menyiapkan pelatihan khusus bagi 30.000 manajer operasional di seluruh Indonesia pada Senin (20/4). Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola berbagai unit usaha berbasis komunitas di tingkat desa dan kelurahan.
Persiapan SDM ini menjadi fokus utama pemerintah agar operasional di lapangan dapat berjalan profesional, sebagaimana dilansir dari Kompas. Sebanyak puluhan ribu calon manajer yang telah dinyatakan lolos proses seleksi akan menerima pembekalan terstruktur mengenai prinsip dasar koperasi serta kemampuan manajerial yang mencakup pengambilan keputusan dan pengembangan usaha.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa kementeriannya bertanggung jawab penuh dalam menyediakan modul pelatihan bagi para manajer tersebut. Materi yang diberikan akan mengombinasikan pengetahuan teoretis mengenai sistem koperasi dengan praktik kepemimpinan operasional untuk memastikan kesiapan mereka di lapangan.
"Kami Kementerian Koperasi (Kemenkop) memang diminta untuk memberikan modul-modul pelatihan bagi manajer-manajer yang setelah lolos dari hasil seleksi, nantinya dibekali dengan yang pertama tentu pengetahuan tentang koperasinya itu sendiri, dan yang kedua tentang kemampuan manajerialnya," ujar Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.
Para manajer ini nantinya memikul tanggung jawab besar karena harus memimpin berbagai lini bisnis strategis di bawah naungan Kopdes Merah Putih. Unit usaha tersebut mencakup gerai kebutuhan pokok atau sembako, apotek dan klinik desa, unit simpan pinjam, hingga layanan logistik dan cold storage untuk menjaga kualitas komoditas lokal.
Melalui pembekalan ini, pemerintah menargetkan lahirnya pemimpin koperasi yang memiliki insting bisnis kuat untuk memaksimalkan potensi daerah masing-masing. Proses rekrutmen dilakukan secara bertahap, mulai dari pendaftaran hingga penyaringan kandidat terbaik yang kemudian mengikuti pelatihan intensif bersama Kemenkop.
"Harapannya para manajer Kopdes Merah Putih ini memang punya kemampuan entrepreneur dalam pengertian yang memadai," kata Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.
Selain manajer, operasional harian koperasi juga akan didukung oleh tenaga kerja lokal yang mencakup staf keuangan, kasir, pengemudi, hingga petugas keamanan. Pemerintah saat ini juga tengah merampungkan penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai landasan hukum kuat yang mengatur pengadaan SDM, sistem penggajian, dan mekanisme operasional secara menyeluruh.