Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan dashboard publik untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M guna memperkuat transparansi informasi bagi masyarakat luas pada Senin (4/5/2026). Platform ini menyediakan data terintegrasi mulai dari statistik jemaah hingga jadwal operasional penerbangan.
Akses informasi yang disediakan mencakup rincian data jemaah lansia, pengguna kursi roda, lokasi akomodasi, serta kondisi kesehatan jemaah di lapangan. Dilansir dari Cahaya, inovasi digital ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai proses penyelenggaraan haji tahun ini secara cepat.
Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi, memberikan penegasan bahwa penyediaan data ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam keterbukaan informasi. Dashboard tersebut dirancang sebagai pusat rujukan bagi keluarga jemaah dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
ÔÇ£Dashboard ini kami hadirkan agar masyarakat, keluarga jemaah, media, dan pemangku kepentingan dapat mengikuti perkembangan penyelenggaraan haji secara lebih mudah. Informasi yang tersaji diharapkan membantu publik mendapatkan gambaran layanan haji secara cepat dan terintegrasi,ÔÇØ ujar Hasan Afandi, Kepala Biro Humas Kemenhaj.
Menurut Hasan, sistem informasi ini adalah bagian dari transformasi layanan haji yang sepenuhnya berbasis data. Pemantauan terhadap mobilitas jemaah sejak keberangkatan hingga ketibaan di Arab Saudi kini dapat dilakukan secara daring melalui satu pintu.
ÔÇ£Dashboard ini kami hadirkan agar masyarakat, keluarga jemaah, media, dan pemangku kepentingan dapat mengikuti perkembangan penyelenggaraan haji secara lebih mudah. Informasi yang tersaji diharapkan membantu publik mendapatkan gambaran layanan haji secara cepat dan terintegrasi,ÔÇØ ujar Hasan Afandi, Kepala Biro Humas Kemenhaj.
Integrasi data menjadi aspek krusial mengingat masifnya jumlah jemaah yang tersebar di berbagai wilayah pelayanan. Kemenhaj memastikan setiap tahapan layanan dikawal secara ketat demi akuntabilitas publik.
ÔÇ£Prinsipnya, Kemenhaj ingin memastikan penyelenggaraan haji berjalan transparan, tertib, dan akuntabel. Setiap perkembangan layanan terus kami kawal, dan dashboard ini menjadi salah satu kanal informasi resmi yang dapat dimanfaatkan masyarakat,ÔÇØ kata Hasan Afandi, Kepala Biro Humas Kemenhaj.
Pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kanal resmi ini untuk memvalidasi informasi mengenai perkembangan ibadah haji. Langkah ini sekaligus ditujukan untuk memperkuat perlindungan bagi jemaah selama berada di tanah suci.