Kemenhaj Larang KBIHU Pasang Identitas di Tenda Arafah dan Mina

Kemenhaj Larang KBIHU Pasang Identitas di Tenda Arafah dan Mina
Foto: Ilustrasi Kemenhaj Larang KBIHU Pasang Identitas di Tenda Arafah dan Mina.

Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) menginstruksikan seluruh Kelompok Pembimbing Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) untuk tidak memasang identitas dalam bentuk apa pun di tenda-tenda Arafah dan Mina pada Kamis (21/5/2026).

Kebijakan tersebut diberlakukan karena Kemenhaj telah mengatur pembagian penempatan bagi jemaah haji di area tersebut, sebagaimana dilansir dari Nasional.

Pihak berwenang juga menegaskan bahwa petugas di lapangan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan di area tenda jemaah.

"Kami sudah melakukan pembagian penempatan jemaah di tenda Arafah dan Mina. Kami mengimbau seluruh KBIHU untuk tidak menempelkan identitas KBIHU dalam bentuk apa pun di seluruh tenda di Arafah dan Mina. Petugas akan mencabut identitas KBIHU yang terpasang dan akan memberikan sanksi bagi yang melakukannya," tutur Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha dalam konferensi pers.

Demi mengoptimalkan persiapan di Armuzna, Kemenhaj terus menjalin koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, PPIH Arab Saudi, petugas kloter, sektor, serta seluruh unsur layanan.

"Kami ingin memastikan jemaah mendapatkan layanan yang tertib, aman, dan nyaman, serta dapat menjalankan rangkaian ibadah puncak haji dengan khusyuk," pungkas Ichsan.

Kemenhaj turut mengajak masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan doa demi kelancaran seluruh prosesi ibadah, terutama menjelang fase puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

"Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, dan kemudahan bagi seluruh jemaah di Indonesia. Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air," tandas Ichsan.

Artikel terkait

Rekomendasi