Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengeluarkan peringatan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di Madinah menyusul prakiraan cuaca panas pada Sabtu (25/4/2026). Jemaah diminta mengantisipasi suhu udara yang diprediksi menyentuh angka 36 derajat celsius.
Data operasional yang dilansir dari Detikcom menunjukkan sebanyak 17.747 jemaah dari 45 kelompok terbang (kloter) telah mendarat di Madinah, Arab Saudi. Secara keseluruhan, total jemaah yang sudah diberangkatkan menuju Tanah Suci mencapai 22.051 orang dalam 56 kloter.
Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaff, menjelaskan bahwa kondisi iklim di Madinah saat ini memiliki tingkat kelembaban yang cukup rendah yakni sebesar 25 persen. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M melalui kanal YouTube resmi instansi terkait.
"Cuaca di Madinah hari ini diperkirakan bisa mencapai 36 derajat celsius dengan tingkat kelembaban 25%" ujar Maria Assegaff, Jubir Kemenhaj RI.
Pihak kementerian menekankan pentingnya perlindungan diri agar kondisi fisik para tamu Allah tetap prima selama menjalankan rangkaian ibadah. Jemaah diharapkan tidak mengabaikan penggunaan alat pelindung saat berada di luar ruangan.
"Jadi mohon tetap jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung kepala dan kenakan pakaian yang nyaman. Jangan ragu atau segam untuk bisa menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan apapun," sambung Maria Assegaff, Jubir Kemenhaj RI.
Selain anjuran menjaga hidrasi dan menggunakan pakaian nyaman, Kemenhaj juga menyarankan jemaah untuk mengatur waktu istirahat secara efisien. Prioritas utama saat ini adalah pelaksanaan ibadah wajib dan pemanfaatan fasilitas hotel yang telah disediakan guna menyimpan energi.