Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan sebanyak 54.604 jemaah haji asal Indonesia telah diberangkatkan ke Tanah Suci dalam 138 kelompok terbang hingga hari kesepuluh operasional haji 1447 H, Kamis (30/4).
Data yang dilansir dari Kompas menunjukkan 52.343 jemaah dari 132 kloter telah mendarat di Madinah dan mulai menempati fasilitas hotel. Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah juga mulai dilakukan secara bertahap pada hari ini untuk kelanjutan rangkaian ibadah.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, memberikan apresiasi atas kelancaran proses koordinasi di lapangan selama sepuluh hari pertama operasional berlangsung.
"Alhamdulillah, hingga hari kesepuluh operasional haji, proses pemberangkatan dan kedatangan jemaah berjalan lancar, tertib, dan terlayani dengan baik di seluruh titik layanan," kata Maria Assegaf, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Kemenhaj turut melaporkan dua jemaah Indonesia wafat di Tanah Suci dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut.
"Semoga seluruh almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu WataÔÇÖala dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Maria Assegaf, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Pihak kementerian kemudian menyoroti adanya temuan pelanggaran operasional oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang melakukan aktivitas di luar program resmi tanpa izin petugas.
"Kami pastikan akan memberikan sanksi tegas kepada KBIHU yang melanggar ketentuan. Tak ada kompromi atas segala bentuk pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan dan ketertiban jemaah," tutur Maria Assegaf, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Mengenai kondisi kesehatan, lima jemaah saat ini dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 89 orang lainnya mendapatkan perawatan di rumah sakit Arab Saudi, dengan 49 jemaah masih dalam masa perawatan. Terkait kecelakaan bus di Madinah, mayoritas korban dinyatakan telah pulih dan sisa satu jemaah masih dalam pemantauan medis. Selain itu, satu jemaah terpaksa dipulangkan karena masuk dalam daftar hitam imigrasi Arab Saudi.