Kemenhaj Berangkatkan 47.834 Jemaah Haji Indonesia hingga Hari Kesembilan

Kemenhaj Berangkatkan 47.834 Jemaah Haji Indonesia hingga Hari Kesembilan
Foto: Ilustrasi Kemenhaj Berangkatkan 47.834 Jemaah Haji Indonesia hingga Hari Kesembilan.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat sebanyak 47.834 jemaah haji asal Indonesia telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga hari kesembilan operasional ibadah haji pada Rabu (29/4/2026). Puluhan ribu jemaah tersebut terbagi ke dalam 122 kelompok terbang (kloter).

Data akumulasi pemberangkatan ini disampaikan oleh Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi, dalam konferensi pers di Jakarta. Berdasarkan laporan tersebut, arus kedatangan jemaah haji di Madinah juga terus mengalami peningkatan secara bertahap.

"Secara kumulatif, jumlah jemaah yang telah berangkat ke tanah suci sebanyak 122 kloter dengan 47.834 jemaah," kata Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Moh. Hasan Afandi dalam konferensi pers, Rabu.

Hasan merinci bahwa dari total keberangkatan tersebut, sebagian besar jemaah sudah mendarat di Madinah. Sebagaimana dilansir dari Nasional, tercatat sebanyak 113 kloter yang membawa 44.315 jemaah telah tiba di kota tersebut.

"Sedangkan untuk ketibaan di Madinah, Hasan mengatakan sudah ada 113 kloter dengan 44.315 jemaah," tulis laporan tersebut.

Hasan memastikan bahwa seluruh jemaah asal Indonesia yang telah tiba mulai menempati akomodasi perhotelan yang disediakan pemerintah. Petugas haji dikerahkan untuk memastikan kelancaran mobilisasi jemaah dari bandara menuju penginapan.

"Seluruh proses kedatangan berjalan tertib dengan pendampingan petugas haji yang siaga memberikan layanan sejak di bandara hingga hotel," ucap Hasan.

Pihak Kemenhaj turut memberikan penjelasan mengenai kendala operasional yang sempat menghambat keberangkatan beberapa kloter. Salah satunya adalah kloter SUB-16 yang akhirnya diberangkatkan pada pukul 24.00 WIB dan kini telah sampai di Madinah.

Penundaan juga terjadi pada kloter BTH 5 di Bandara Hang Nadim Batam karena adanya masalah teknis pada armada pesawat. Namun, Hasan mengonfirmasi bahwa rombongan tersebut sudah berhasil diterbangkan ke Arab Saudi.

"Selanjutnya jemaah kloter BTH 5 yang mengalami penundaan keberangkatan di Bandara Hang Nadim Batam akibat kendala teknis pesawat telah diberangkatkan ke Arab Saudi pada 27 April 2026 pukul 07.40 WITA dan telah tiba di Madinah pada 28 April 2026 pukul 15.08 WITA," katanya.

Terkait kondisi fisik, para jemaah diingatkan untuk memprioritaskan kesehatan dan membatasi barang bawaan agar tetap fokus beribadah. Pemerintah menegaskan komitmen untuk memfasilitasi kebutuhan seluruh kategori jemaah tanpa terkecuali.

"Pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan haji yang ramah bagi seluruh jemaah termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan," katanya.

Hasan menutup keterangannya dengan harapan agar proses ibadah para jemaah dapat berjalan dengan lancar dan aman di bawah perlindungan Tuhan. Penekanan diberikan pada visi pelayanan yang inklusif bagi kelompok rentan.

"Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, dan perlindungan kepada seluruh jemaah haji Indonesia serta menjadikan ibadah hajinya mabrur. Haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan," tutup Hasan.

Artikel terkait

Rekomendasi