Keluarga Korban Kecelakaan KA Argo Bromo di Bekasi Datangi RSUD

Keluarga Korban Kecelakaan KA Argo Bromo di Bekasi Datangi RSUD
Foto: Ilustrasi Keluarga Korban Kecelakaan KA Argo Bromo di Bekasi Datangi RSUD.

Sejumlah keluarga korban kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL mulai mendatangi RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) dini hari. Kedatangan mereka bertujuan untuk mencari kepastian kondisi anggota keluarga yang tidak bisa dihubungi sejak peristiwa terjadi.

Dilansir dari Megapolitan, para kerabat tersebut diarahkan menuju tim forensik di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) setelah berkonsultasi dengan relawan pencatat data. Suasana haru menyelimuti lokasi saat petugas mulai menunjukkan identitas para korban.

Isak tangis pecah ketika tim forensik memperlihatkan foto-foto korban yang dievakuasi dari lokasi kejadian. Beberapa keluarga tampak tidak kuasa menahan kesedihan mendalam atas kepergian orang tersayang dalam musibah yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur tersebut.

"Ya Allah.. Astagfirullahaladzim ya Allah," ujar salah satu kerabat korban di lokasi.

Tragedi ini mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia. Selain korban jiwa, tercatat sebanyak 38 orang mengalami luka-luka dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi.

Selain RSUD Kota Bekasi, para korban luka juga dievakuasi ke RS Primaya dan RS Mitra Keluarga. Petugas medis terus bersiaga untuk memberikan penanganan darurat bagi para penumpang yang selamat namun memerlukan bantuan medis.

Upaya Evakuasi dan Gangguan Operasional

Proses evakuasi penumpang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran bersama tim rescue menggunakan ambulans yang bersiaga di area parkir stasiun. Pihak kepolisian juga melakukan penjagaan ketat untuk mengatur lalu lintas dan kelancaran proses penyelamatan.

Guna mempercepat proses penanganan di lokasi kejadian, PT KAI mengambil kebijakan untuk menghentikan sementara operasional kereta api jarak jauh. Penundaan keberangkatan ini berlaku bagi kereta yang berasal dari Stasiun Pasar Senen maupun Stasiun Gambir.

KAI juga telah menyediakan layanan informasi bagi keluarga korban melalui posko di Stasiun Bekasi Timur serta layanan contact center 121. Upaya penyisiran terus dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi penumpang yang tertinggal di dalam rangkaian KRL Bekasi-Jakarta tersebut.

Kecelakaan terjadi saat lokomotif KA Argo Bromo Anggrek masuk ke dalam gerbong KRL, khususnya pada area gerbong wanita. Kondisi ini sempat menyebabkan salah satu penumpang perempuan terjepit di antara kursi kereta sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas.

Artikel terkait

Rekomendasi