Sebanyak 15 orang dilaporkan meninggal dunia dan 91 lainnya luka-luka akibat kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4/2026) malam pukul 20.52 WIB. Data total 106 korban tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi saat meninjau lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari Megapolitan, insiden fatal ini melibatkan KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dan KA Argo Bromo Anggrek relasi GambirÔÇôSurabaya Pasar Turi di KM 28+920. Dari puluhan korban luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Bekasi, puluhan penumpang telah dinyatakan stabil oleh tim medis.
ÔÇ£Ya meninggal dunia 15 penumpang dan yang luka-luka 91 orang,ÔÇØ ujar Dudy kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).
Menhub merinci bahwa dari total 91 korban yang mengalami luka-luka, sebanyak 38 orang di antaranya sudah mendapatkan izin untuk pulang dari rumah sakit.
ÔÇ£Harapan kami bahwa sisanya insyaAllah mudah-mudahan bisa segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga,ÔÇØ ujarnya.
Pemerintah saat ini masih menutup layanan operasional KRL lintas Jakarta-Cikarang demi alasan keamanan dan keselamatan perjalanan.
ÔÇ£Apabila sudah ada clearance dari KNKT siang ini, kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek yang dari Cikarang dan Bekasi Timur untuk bisa beroperasi lagi,ÔÇØ kata dia.
Dudy menambahkan bahwa serangkaian pengujian teknis sedang dilakukan secara intensif oleh pihak kementerian bersama dengan PT KAI di jalur terdampak.
ÔÇ£Sekarang kami dalam tahapan proses persiapan uji coba, baik uji coba rel maupun persinyalan dan sebagainya untuk memastikan bahwa stasiun sini sudah bisa melayani kembali KRL,ÔÇØ ujarnya.
Kepastian pembukaan kembali layanan publik tersebut sepenuhnya bergantung pada evaluasi teknis menyeluruh di lapangan.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa pemulihan layanan Commuter Line direncanakan mulai dilakukan pada siang hari dengan jadwal normal.
ÔÇ£Siang nanti kami akan mulai membuka kembali layanan KRL (Commuter Line) kami, Cikarang Line yang akan beroperasi dan berfrekuensi sama dengan sebelumnya,ÔÇØ ujar Bobby.
Pihak KAI sebelumnya telah berhasil menormalisasi jalur untuk kereta api jarak jauh yang datang dari arah timur secara bertahap sejak Selasa dini hari.
ÔÇ£Jalur hilir itu telah dibuka pukul 01.30 WIB pada Selasa (28/4/2026), sehingga jalur itu sudah bisa dilewati oleh kereta-kereta jarak jauh yang arah dari Timur,ÔÇØ katanya.
Meskipun jalur telah dinyatakan aman untuk dilalui oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi, terdapat aturan teknis khusus yang harus dipatuhi oleh setiap masinis.
ÔÇ£Kami masih melakukan pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam di stasiun ini,ÔÇØ tuturnya.
Para korban luka saat ini tersebar di delapan rumah sakit berbeda, sementara 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat tanpa cedera.