Truk Bermuatan Besi Tabrak Delapan Kendaraan di Bekasi Akibat Rem Blong

Truk Bermuatan Besi Tabrak Delapan Kendaraan di Bekasi Akibat Rem Blong
Foto: Ilustrasi Truk Bermuatan Besi Tabrak Delapan Kendaraan di Bekasi Akibat Rem Blong.

Sebuah truk bermuatan limbah besi menabrak tujuh mobil dan satu sepeda motor di Jalan Inspeksi Kalimalang, Tambun, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (14/4/2026) pukul 17.22 WIB. Insiden kecelakaan beruntun tersebut diduga terjadi akibat sistem pengereman truk yang tidak berfungsi saat melintasi jalan menurun.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni menyatakan bahwa kecelakaan ini melibatkan total delapan kendaraan yang sedang mengantre di lampu merah. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detik Oto, truk tersebut sedang melaju dari arah Grand Wisata menuju Simpang Legenda sebelum kehilangan kendali.

"Saat di turunan, sopir merasa rem tidak berfungsi baik," ujar Kombes Sumarni. Meskipun kernet truk sempat berupaya mengganjal ban untuk menghentikan laju kendaraan, upaya tersebut gagal sehingga truk tetap meluncur dan menghantam kendaraan di depannya.

Pihak kepolisian mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa horor ini. Namun, kerugian materiil dilaporkan cukup signifikan mengingat sejumlah mobil dan motor yang terlibat dalam tabrakan mengalami kerusakan berat hingga ringsek.

Petugas telah mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat ke Pospol Lantas Legenda, sementara unit truk dibawa ke kantor laka lantas Polres Metro Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan, menyebut insiden rem blong sebagai kecelakaan yang seharusnya bisa dihindari melalui prosedur perawatan berkala.

"Terkait rem blong, penyebabnya cuma dua. Pertama, kesalahan pengemudi menggunakan transmisi di jalanan menurun. Kedua, adanya malfunction atau kebocoran pada sistem rem," kata Wildan. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan pra-perjalanan (pre-trip inspection) guna memastikan keamanan komponen vital.

KNKT menyarankan pengemudi dan teknisi untuk rutin memeriksa kondisi minyak rem, tekanan angin pada indikator yang tidak boleh turun melebihi 0,5 bar saat pedal diinjak, serta memastikan tidak ada kebocoran pada sistem pengereman sebelum kendaraan dioperasikan di jalan raya.

Artikel terkait

Rekomendasi