Kereta Api Argo Anggrek menabrak bagian belakang rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan Bekasi Timur sekitar pukul 19.30 malam setelah sebuah taksi dilaporkan mogok di tengah rel. Insiden ini mengakibatkan lokomotif kereta jarak jauh tersebut merusak gerbong penumpang khusus wanita.
Peristiwa bermula saat KRL harus menghentikan lajunya untuk menunggu pembersihan jalur dari kendaraan yang menghambat perlintasan. Dilansir dari Kompas, operasional kereta listrik terhenti sementara agar taksi yang mogok tersebut dapat dievakuasi dari rel kereta api.
Kira-kira 15 menit setelah KRL berhenti, KA Argo Anggrek relasi Stasiun Gambir menuju Surabaya melintas dari arah Stasiun Jatinegara. Kereta jarak jauh tersebut kemudian menghantam bagian belakang KRL yang masih tertahan di lokasi kejadian.
Kekuatan benturan menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan lokomotif KA Argo Anggrek yang meringsek masuk ke dalam gerbong akhir KRL. Hingga saat ini, petugas di lapangan masih berupaya melakukan evakuasi terhadap para korban yang terjepit di dalam gerbong khusus perempuan tersebut.
Kondisi di lokasi kejadian dilaporkan sempat kacau setelah muncul kepulan asap sesaat setelah tabrakan terjadi. Para saksi mata menyebutkan bahwa KRL sebelumnya sudah berhenti cukup lama sebelum akhirnya ditabrak oleh kereta dari arah belakang.