Keberangkatan 393 jemaah calon haji asal Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam kelompok terbang pertama dipastikan terlaksana pada Sabtu (25/4). Kepastian ini muncul setelah otoritas terkait menyelesaikan seluruh tahapan persiapan pemberangkatan jemaah menuju Tanah Suci, sebagaimana dilansir dari Kompas.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Intihan menjelaskan bahwa proses mobilisasi dimulai dengan masuknya jemaah ke asrama pada 23 April malam. Total jemaah tersebut didominasi 367 orang dari Kota Bengkulu dan 20 orang dari Kabupaten Kepahiang.
"Pada pukul 20.00 WIB besok (23/4) jemaah calon haji masuk ke Asrama Embarkasi Haji Antara Bengkulu, kemudian berikutnya diberangkatkan," ujarnya Intihan, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu.
Rombongan ini juga mencakup satu petugas TPIH, satu TPIHI, satu petugas PHD, satu pembimbing KBIHU, serta dua tenaga kesehatan haji. Perjalanan udara akan dimulai dari Bandara Fatmawati Soekarno menuju Bandara Internasional Minangkabau untuk bergabung dengan Kloter II Padang sebelum menuju Madinah.
Pihak Kemenhaj Bengkulu mengeklaim seluruh sarana teknis, termasuk penggunaan Aula Jabal Nur sebagai pusat layanan di asrama, sudah berada dalam kondisi siap pakai. Kelaikan armada bus pengantar jemaah serta sistem X-Ray bandara juga telah dioptimalkan guna menjamin keamanan.
"Alhamdulillah sudah final, tinggal menunggu proses pelaksanaan lagi," kata Intihan, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu.
Koordinasi dengan pihak maskapai penerbangan dilaporkan berjalan tanpa kendala untuk memastikan jadwal keberangkatan tetap tepat waktu. Pemerintah daerah menyatakan optimisme bahwa seluruh proses integrasi layanan akan membuat pemberangkatan berjalan lancar sesuai rencana.