Tiga bangunan rumah toko (ruko) di Jalan Raya Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, ludes dilahap si jago merah pada Kamis (23/4/2026) dini hari. Insiden yang menghanguskan area seluas 300 meter persegi tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya gangguan korsleting listrik.
Peristiwa ini bermula dari munculnya kobaran api pada salah satu ruko yang kemudian merambat ke bangunan di sisi kiri dan kanannya. Pihak pemadam kebakaran mengerahkan sedikitnya 13 unit armada serta 65 personel guna melokalisir api di lokasi kejadian, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengungkapkan bahwa titik api pertama kali terdeteksi dari sebuah toko yang menjual peralatan listrik.
"Awal api dari toko listrik lalu api makin membesar sehingga merambat dua toko samping kanan kirinya," kata Wahid.
Petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya dalam waktu kurang dari satu jam setelah tiba di lokasi. Proses pemadaman dilakukan secara intensif untuk mencegah dampak yang lebih luas pada pemukiman padat di sekitar jalan raya tersebut.
"Kami mulai pemadaman 00.29 WIB, lokalisir pukul 00.40 WIB selesai pukul 01.17 WIB. Tidak ada korban dalam kejadian, nihil. Ruko yang terbakar dalam keadaan tutup. Total luas area Ruko terbakar 300 meter persegi," ujar Wahid.
Hingga saat ini, besaran kerugian materiil masih dalam tahap pendataan oleh para pemilik ruko. Tidak ada laporan mengenai adanya korban jiwa maupun luka-luka mengingat kondisi bangunan sedang tidak beroperasi saat kejadian berlangsung.
Terkait insiden ini, pihak Gulkarmat mengimbau para pelaku usaha dan warga untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di properti masing-masing guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
"Mengingatkan warga untuk rutin mengecek kelaikan instalasi listrik. Terutama pada bangunan usaha atau ruko, guna meminimalkan risiko kebakaran akibat arus pendek," tutur Wahid.